MOJOKERTO - Perjuangan skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) dalam menyempurnakan permainan demi bisa meraup tiga poin di leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Selasa besok butuh usaha lebih keras lagi.
Pasalnya, skuad The Lasmojo masih dibayangi sejumlah kelemahan yang sulit ditutupi di sisa waktu persiapan yang ada. Termasuk belum utuhnya komposisi tim yang akan diturunkan saat meladeni permainan Borneo FC di Stadion Gajah Mada Mojosari.
Sehingga, butuh penyesuaian kembali untuk bisa menampilkan performa terbaik di laga nanti. Ya, hingga dua hari sisa waktu yang tersedia, komposisi Laskar Majapahit masih terlihat minim. Hanya ada 17 pemain yang sudah bergabung dalam latihan yang digelar selama seminggu terakhir.
Sementara dua pemain lain yang turut dipanggil, belum juga terlihat bersama Mujib Ridwan dkk. Samsul Pelu dan Salim Ohorella masih diupayakan manajemen untuk segera bergabung. Meskipun waktu persiapan tinggal sehari lagi.
’’Tinggal Pelu dan Salembe (Salim Ohorella) yang belum gabung. Kita tunggu dia bisa datang sampai jelang pertandingan,’’ tutur Jamal Yastro, pelatih PSMP.
Jamal sendiri sebenarnya tak terlalu bergantung pada satu atau dua orang pemain yang dapat ia andalkan untuk bisa menggedor pertahanan lawan. Namun, kebutuhan akan jumlah pemain rupanya masih kurang. Sehingga, kedatangan akan dua penyerang itu cukup diharapkan menambah kekuatan yang ada sekarang.
Terutama di lini depan yang banyak tereduksi setelah beberapa pemain utama memilih meninggalkan The Lasmojo. Saat ini, posisi depan hanya diperkuat para pemain cadangan di Liga 2 musim lalu. Seperti Kartanto dan Dede. Sedangkan Indra Setiawan, Haris Tuharea, dan Ricky Kambuaya telah berlabuh ke tim lain.
’’Sebenarnya semua posisi sudah ada pemainnya. Cuman belum terlalu matang secara permainan. Makanya, kita cari tambahan pemain yang bisa menusuk jantung pertahanan lawan,’’ tambahnya.
Sementara itu, persiapan tim jelang pertandingan tidak hanya dilakukan dengan latihan. Tapi juga dengan uji coba melawan tim-tim lokal yang memiliki kualitas hampir sama.
Seperti, tim Porprov Kabupaten Mojokerto yang telah dijajal permainannya di dua kali. Akan tetapi, dari dua kali uji coba itu, The Lasmojo menuai hasil yang kurang maksimal. Yakni, hanya bermain imbang.
Editor : Moch. Chariris