Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

The Lasmojo Tekuk Persigo Semeru FC di Piala Indonesia

Moch. Chariris • Selasa, 11 Desember 2018 | 15:00 WIB
the-lasmojo-tekuk-persigo-semeru-fc-di-piala-indonesia
the-lasmojo-tekuk-persigo-semeru-fc-di-piala-indonesia



MOJOKERTO – Menjalani kembali sengitnya pertandingan usai libur selama hampir tiga pekan, kekuatan PS Mojokerto Putra (PSMP) ternyata masih cukup diperhitungkan.


Terbukti, The Lasmojo sukses meraih kemenangan penuh saat bersua Persigo Semeru FC di laga babak 64 besar Piala Indonesia Senin (10/12).


Skor 2-0 tak mampu dibalikkan Laskar Semeru selama 90 menit laga berjalan di Stadion Jala Krida Mandala, Kodikal AAL, Bumimoro, Perak Surabaya.


Hasil tersebut sekaligus memuluskan langkah Laskar Majapahit ke babak 32 besar turnamen yang kembali digelar usai vakum selama beberapa tahun.


Dalam pertandingan tersebut, performa PSMP sejatinya tidak sebaik ketika mereka berjuang di kompetisi Liga 2 yang telah berakhir awal Desember kemarin.


Pasalnya, sejumlah pemain pilar diketahui tidak lagi bergabung bersama tim. Setidaknya ada lima nama pemain yang selalu dipasang pelatih, namun justru tidak nampak dalam laga.


Di antaranya, Djayusman Triasdi di posisi center bek, Finky Pasamba di gelandang bertahan, Andre Dio di gelandang serang, Ricky Kambuaya di playmaker, Haris Tuharea di posisi penyerang, serta Krisna Adi yang sempat viral akibat penalti kontroversial.


Bahkan, kelimanya juga tidak nampak dalam komposisi tim yang dibawa ke Surabaya. Namun, beruntung bagi PSMP, performa tim lawan rupanya juga mengalami nasib yang sama.


Dimana, kekuatan tim yang diturunkan berkurang drastis setelah mereka gagal melaju ke 8 besar Liga 2. Bahkan, The Volcano dipastikan turun kasta atau terdegradasi setelah hanya mampu bertengger di posisi 2 dari bawah klasemen grup timur.


Sehingga musim depan mereka bakal bermain di Liga 3 nasional. ’’Sejak awal sudah kita canangkan agar di kandang harus selalu menang dalam kondisi apa pun.


Adanya penurunan performa tim karena akibat terlalu banyak libur panjang. Kita baru bisa berkumpul hanya dalam waktu tiga hari,’’ ungkap Jamal Yastro, pelatih PSMP.


Jamal tak memungkiri, turunnya performa anak asuhannya tak lepas dari absennya sejumlah pemain pilar. Sehingga perlu penyesuaian kembali oleh pemain pelapis yang mengisi sejumlah posisi.


Akan tetapi, kekurangan itu masih bisa dimaksimalkan dengan penampilan disiplin pemain yang tersisa dengan sejumlah yang diciptakan. Sehingga mampu mencuri dua gol ke gawang Semeru FC yang dijaga Guntur Egi Saputro.


Masing-masing melalui kaki Derry Rachman Noor di menit ke-5 setelah sukses mencuri bola kaki gelandang Semeru FC, Dwi Andika Cakrayudha.


Serta satu gol dari kaki Samsul Pelu di menit ke-32 yang berhasil memaksimalkan bola muntah di depan gawang Semeru FC. ’’Babak kedua kita akui tidak banyak menyerang karena pemain masih banyak yang belum padu,’’ pungkasnya.


 

Editor : Moch. Chariris
#psmp