Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Suporter Sindir Kejanggalan lewat Simbol Koreo VW

Moch. Chariris • Rabu, 21 November 2018 | 20:00 WIB
suporter-sindir-kejanggalan-lewat-simbol-koreo-vw
suporter-sindir-kejanggalan-lewat-simbol-koreo-vw


MOJOKERTO - Isyarat kejanggalan di balik pertandingan terakhir PSMP di babak 8 besar Liga 2 sebelumnya sudah didengungkan para suporter sebelumnya.


Kala itu, sejumlah simbol tersaji jelas dalam Stadion Gajah Mada Mojosari ketika PSMP bermain melawan Semen Padang di laga pekan kelima, Rabu (14/11).


Salah satunya adalah wallpaper bergambar mobil Volkswagen bernomor lambung 4 yang dibentangkan saat babak kedua baru dimulai. Meski tak dijelaskan secara gamblang.


Namun kreasi itu menimbulkan banyak asumsi soal sosok di balik kiprah PSMP selama menjalani kompetisi kasta kedua musim 2018 ini. Tidak hanya dibentangkan biasa.


Dalam koreo yang dirancang suporter MP Loyalis 01, mobil tersebut digambarkan tengah meluncur pelan menuju gambar trofi Liga 1 yang disisipi kata bertuliskan waw.


Seolah ada makna khusus yang tersirat dalam koreo, meski tidak ada keterangan yang menjelaskan secara gamblang arti di baliknya.


Bahkan wallpaper tersebut sempat menjadi pembahasan khusus di media sosial (medsos) hingga mengundang banyak komentar di kalangan netizen dan pengamat bola. Termasuk tudingan adanya dugaan kontribusi sosok mafia di balik lolosnya PSMP ke babak 8 besar.



Ditanya soal itu, Awang Patih sebagai pentolan Loyalis mengaku jika gambar tersebut memiliki banyak makna dan isyarat. Meski tak menjelaskan secara detail apa maksud di balik itu.


Namun Awang menilai kreasi tersebut adalah bentuk dukungannya dalam meramaikan iklim sepak bola di Indonesia untuk menjadi lebih baik.



’’Ya asumsi kan bisa apa saja. Tapi, kita menilai itu adalah gambaran dari kita tentang perjalanan PSMP yang melambat sejak awal musim. Bisa saja itu bentuk kritik otokritik dari suporter,’’ pungkasnya. 



 



Editor : Moch. Chariris
#loyalis psmp