Karang Taruna Trisula Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Tembus Lima Besar Nasional

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 08:11 WIB
INOVATIF: Karang Taruna Trisula Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, melakukan presentasi lomba Karang Taruna Berprestasi Tahun 2026 Tingkat Nasional di Jakarta, pekan lalu. (dok Kartar Trisula for JPRM)
INOVATIF: Karang Taruna Trisula Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, melakukan presentasi lomba Karang Taruna Berprestasi Tahun 2026 Tingkat Nasional di Jakarta, pekan lalu. (dok Kartar Trisula for JPRM)

Usung Inovasi Sangrai Kopi dan TBM 

PENGABDIAN Karang Taruna Trisula, Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, dalam memberdayakan masyarakat berbuah prestasi membanggakan. Membawa nama Kabupaten Mojokerto dan Provinsi Jawa Timur, organisasi kepemudaan itu berhasil masuk lima besar ajang Karang Taruna Berprestasi Tahun 2026 Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Sosial RI dan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT).

Ketua Karang Taruna Trisula Muhammad Netto Suryono mengatakan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan kartar antara lain, kegiatan pemberdayaan yang menyasar pemuda, disabilitas, anak yatim piatu, dan kepala rumah tangga perempuan, hingga pemberdayaan masyarakat untuk mengangkat potensi lokal desa. ’’Di mana karang taruna ini juga memberikan dampak nyata, tidak hanya untuk pemudanya saja, tetapi untuk masyarakat secara luas, khususnya Desa Padangasri,’’ tutur pemuda 29 tahun itu.

Menurutnya, salah satu inovasi yang dilahirkan adalah pembuatan mesin sangrai kopi. Keberadaan alat tersebut memberi dampak secara langsung kepada para petani kopi yang tersebar di penjuru desa. Selain itu, kartar juga membuat inovasi Paringi alias Padangasri Ingin Berbagi yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar dan bermain bersama. ’’Di sekretariat karang taruna juga disediakan taman baca masyarakat (TBM),’’ imbuhnya.

BERDAYA: Anak-anak mengikuti kegiatan di Taman Baca Masyarakat Paringi yang diinisiasi Karang Taruna Trisula, Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. (dok Kartar Trisula for JPRM)
BERDAYA: Anak-anak mengikuti kegiatan di Taman Baca Masyarakat Paringi yang diinisiasi Karang Taruna Trisula, Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. (dok Kartar Trisula for JPRM) 

Netto mengakui, tak mudah untuk menjalankan program kartar bisa konsisten dan bertahan lama. Mengingat setiap pengurus memiliki kesibukan bekerja masing-masing. Adalah komitmen bersama dan semangat solidaritas yang menjadi kunci Kartar Trisula mampu bertahan dan terus aktif, bahkan terus melahirkan inovasi yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

’’Kami selalu optimistis karang taruna bisa menjadi potensi sumber kesejahteraan sosial, di mana karang taruna menjadi ruang kreatif, ruang gerak pemuda-pemudi yang ada di desa,’’ tutur pria yang berprofesi sebagai guru di MTs Babussalam Kalibening, Mojoagung, Jombang itu.

Ia menjelaskan, Kartar Trisula memiliki 38 pengurus inti dan anggota. Sementara itu, jumlah warga karang taruna mencapai 800 orang yang terdiri dari warga desa berusia 16-30 tahun. Pada 2023, Kartar Trisula meraih Juara 1 Karang Taruna Teladan/Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Timur. Dalam ajang Karang Taruna Berprestasi Tahun 2026 Tingkat Nasional, Kartar Trisula lebih dulu mengikuti seleksi dan verifikasi administrasi.

Akhir pekan lalu, pengurus terbang ke Jakarta untuk menjalani tahap presentasi dan wawancara setelah dipastikan masuk 10 besar. Hasilnya, Kartar Trisula masuk dalam 5 besar dan berhak mengikuti proses verifikasi lapangan yang akan dilakukan pada 10 Oktober nanti untuk penentuan juara. (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kartar trisula desa padangasri karang taruna kecamatan jatirejo