Saat Pengisian Anggota BPD 2027-2035
KABUPATEN - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ditegaskan menjadi ujung tombak dalam menentukan arah pembangunan di tingkat desa. Sebagai mitra strategis pemerintah desa, BPD memegang peran vital untuk menyerap, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar setiap program yang dirancang membawa manfaat nyata.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan BPD memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD bukan hanya sekadar wadah keterwakilan warga, tetapi juga mitra kerja kepala desa. ’’Saya berharap anggota BPD benar-benar memiliki integritas, memahami kondisi desa, mampu menyampaikan aspirasi masyarakat, dan mau terus meningkatkan kapasitasnya. BPD dapat menjadi mitra yang kritis, konstruktif, dan solutif bagi kepala desa,’’ ungkapnya saat membuka kegiatan pembinaan peningkatan kapasitas anggota BPD dalam rangka fasilitasi pengisian keanggotaan BPD serentak periode 2027-2035 se-Kabupaten Mojokerto di Hotel Vanda Gardenia Trawas, Selasa (8/9).
Menurutnya, BPD juga memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan desa. Setiap program yang dirancang dan dilaksanakan perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat nyata. Untuk mencetak BPD yang berintegritas dan visioner, Gus Barra menginstruksikan agar proses pengisian keanggotaan BPD periode 2027-2035 dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi politik praktis. Ia meminta panitia menjaga netralitas serta menjamin keterwakilan wilayah dan perempuan.
Selain penguatan internal BPD, Gus Barra-sapaan akrab Muhammad Albarraa- meminta hubungan kerja antara BPD dan kepala desa dijaga dengan harmonis pascapemilihan. ’’Perbedaan pendapat dalam mengelola desa adalah hal wajar selama diselesaikan lewat musyawarah demi kepentingan warga,’’ tegasnya.
Sementara itu, peran camat juga dinilai penting dalam memastikan seluruh proses pengisian BPD berjalan sesuai ketentuan. Pembinaan, pendampingan, dan pengawasan di masing-masing wilayah diharapkan dilakukan secara aktif, termasuk dalam menyelesaikan kendala yang muncul di lapangan.
Gus Barra juga menyampaikan Kabupaten Mojokerto telah ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan rangkaian peringatan Hari Desa Nasional 2027. Ia berharap seluruh kepala desa dapat memberikan dukungan dan memanfaatkan momentum tersebut untuk menunjukkan potensi serta kemajuan desa di Kabupaten Mojokerto. ’’Semoga dari proses ini, lahir anggota BPD yang berintegritas, memiliki kapasitas, dan mampu menjalankan amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya,’’ pungkasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto