Kebakaran di Mojokerto Capai 92 Kasus dalam Tiga Bulan

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 07:09 WIB
LUDES: Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto memadamkan kebakaran yang meluluhlantakkan rumah warga di Desa/Kecamatan Sooko, Senin (31/8) lalu. (Sofan Kurniawan/JPRM)
LUDES: Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto memadamkan kebakaran yang meluluhlantakkan rumah warga di Desa/Kecamatan Sooko, Senin (31/8) lalu. (Sofan Kurniawan/JPRM) 

Naik Signifikan saat Puncak Musim Kemarau

KABUPATEN - Kasus kebakaran di wilayah Kabupaten Mojokerto meningkat signifikan dengan mencapai 92 kejadian dalam tiga bulan terakhir. Puncaknya terjadi pada Agustus dengan jumlah kebakaran tertinggi sepanjang kemarau musim ini.

Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengungkapkan, kasus kebakaran menunjukkan tren kenaikan dalam triwulan terakhir ini. Pada Juni lalu, BPBD mencatat hanya 6 kasus kebakaran yang ditangani tim damkar.

Namun, di bulan Juli grafiknya langsung meningkat tajam dengan total 22 kasus. ’’Sebanyak 12 kejadian merupakan kebakaran gedung dan permukiman ditambah 10 kasus kebakaran lahan,’’ tandasnya, kemarin (4/9).

Lonjakan paling tajam terjadi saat memasuki fase puncak kemarau pada Agustus. Rinaldi menyebut, kebakaran gedung dan permukiman naik menjadi 20 kasus. Sementara kebakaran hutan dan lahan melonjak hingga 44 kasus. ’’Pada bulan Agustus mencapai 64 kejadian dan didominasi oleh kebakaran lahan,’’ tandasnya.

Tingginya kejadian kebakaran tersebut membuat Agustus jadi bulan tersibuk bagi Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto. Karena selain menyasar lahan, titik api juga muncul di kawasan hutan.

Karena itu, BPBD sebelumnya telah mengeluarkan larangan bagi masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Di samping itu, Rinaldi juga mengingatkan para pendaki gunung maupun wisatawan di kawasan hutan agar tidak membuat perapian maupun tindakan yang dapat memicu kebakaran.

Diperkirakan, intensitas kejadian kebakaran masih akan berlangsung di sepanjang September ini. Rinaldi menyebut, hampir setiap hari personel dan armada damkar baik yang di Pos 1 Mako BPBD dan Pos 2 Mojosari melakukan penanganan kebakaran. ’’Karena hampir setiap hari ada minimal satu kejadian kebakaran lahan,’’ pungkasnya. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
puncak kemarau bpbd kabupaten mojokerto kebakaran mojokerto