PACET - Pasca terdampak longsor, saluran irigasi di Desa Kuripansari, Kecamatan Pacet mulai disentuh normalisasi. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto melakukan perbaikan tebing penahan saluran air antarkecamatan tersebut.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas DPUPR Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman menyebutkan, perbaikan dilakukan untuk mengembalikan fungsi irigasi setelah terdampak longsor tahun lalu.
Pasalnya, saluran air tersebut menjadi tumpuan petani untuk mengairi areal persawahan di Desa Kuripansari, Kecamatan Pacet dan Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo. ”Keberadaan saluran irigasi ini sangat penting untuk mengairi area pertanian di dua desa tersebut,” ungkapnya, Kamis (20/8).
Dikatakannya, pekerjaan konstruksi menyentuh perbaikan tebing sepanjang kurang lebih 22 meter. Pasalnya, lereng penahan saluran tersebut sebelumnya jebol akibat dierjang tanah longsor pada 2025 lalu. ”Karena terkena longsor tahun lalu, jadi kami buat untuk penahan tebingnya,” jelas dia.
Selain itu, pekerjaan yang digulirkan mulai awal Agustus ini juga menyentuh perbaikan saluran yang rusak. Kini, tahap pekerjaan fisik masih difokuskan untuk pembangunan fondasi.
Ditargetkan, proyek rehabilitasi yang dialokasikan sekitar Rp 150 juta dari APBD 2026 ini dirampungkan dua bulan ke depan. ”Dua bulan insya Allah sudah selesai,” pungkas Rois. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto