PEMERINTAH Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, sukses menyelenggarakan Gerak Jalan Budaya Nusantara dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (19/8) pagi.
Camat Dlanggu Masluchman, S.H., M.Si. menuturkan, kegiatan ini diinisiasi oleh Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Dlanggu dan diikuti berbagai lapisan elemen masyarakat. Mulai dari jajaran kepala desa, Ketua Tim Penggerak PKK desa, Bunda PAUD, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), hingga beragam komunitas lokal.
’’Mereka merupakan peserta kehormatan yang turut ambil bagian secara langsung dalam menggemakan semangat kemerdekaan pada gerak jalan kali ini,’’ ujar Masluchman.
Melalui agenda ini, pihak kecamatan berharap dapat memupuk jiwa nasionalisme, mempererat tali silaturahmi antar-instansi pemerintahan, serta memperkuat sinergi dengan para tokoh agama dan masyarakat. ’’Semoga melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mendalami makna sejati dari kemerdekaan,’’ tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kecamatan Dlanggu Drs. Miftakhul Huda, S.P., M.M. menjelaskan, rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan di Lapangan SMPN 1 Dlanggu yang dipimpin langsung oleh Camat Dlanggu. ’’Usai upacara, pelepasan peserta pertama dilakukan tepat pukul 07.15 WIB. Rute menempuh jarak kurang lebih 3 kilometer, mengambil titik start dari Lapangan SMPN 1 Dlanggu menuju arah utara dan berakhir di Lapangan Desa Pohkecik,’’ terang Miftakhul.
Ia menegaskan, konsep agenda tahun ini murni berfokus pada gerak jalan penataan barisan, bukan semi-karnaval. ’’Sebab untuk kegiatan karnaval, mayoritas desa di wilayah Dlanggu sudah melaksanakannya secara mandiri,’’ jelasnya.
Ketua Panitia Gerak Jalan Budaya Nusantara Mashudi Hidayat menambahkan, pelaksanaan tahun ini membawa nuansa baru dibanding tahun-tahun sebelumnya, baik dari segi waktu maupun teknis penyelenggaraan. ’’Tahun ini diikuti sebanyak 121 regu peserta. Perbedaan mencolok ada pada jadwal pelepasan yang digeser ke pagi hari. Jika tahun lalu berlangsung dari siang hingga malam, kali ini kami coba gelar sejak pagi,’’ ungkap Mashudi.
Inovasi jadwal tersebut terbukti efektif memberikan kenyamanan dan suasana kesegaran baru bagi para peserta maupun penonton di sepanjang rute. ’’Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar. Kami optimistis tahun depan pelaksanaannya bisa dikemas jauh lebih meriah,’’ pungkasnya. (dik/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto