Lima Ribu Pendaki Penanggungan Kibarkan Merah Putih Sepanjang 1.500 Meter

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:40 WIB
SAKRAL: Prosesi upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar lintas komunitas dan berbagai instansi dengan mengibarkan bendera dan membentangkan Sang Saka Merah Putih sepanjang 1.500 meter di puncak Gunung Penanggungan, Senin (17/8).
SAKRAL: Prosesi upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar lintas komunitas dan berbagai instansi dengan mengibarkan bendera dan membentangkan Sang Saka Merah Putih sepanjang 1.500 meter di puncak Gunung Penanggungan, Senin (17/8). 

Puncak Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Mojokerto Raya

KABUPATEN - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mojokerto berlangsung khidmat dan penuh semarak. Pelaksanaan upacara dimeriahkan dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih di lereng Gunung Welirang dan puncak Pawitra, Senin (17/8).

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI digelar di Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet. Di kaki Gunung Welirang ini, sekitar 600 pecinta alam dari berbagai daerah mengikuti prosesi pembentangan bendera merah putih sepanjang 100 meter. ”Bendera dikibarkan kemudian dibentangkan keliling area camp dengan menyanyikan lagu nasional,” ujar Basuki, salah satu petugas upacara di Bukit Krapyak.

Kegiatan yang diinisiasi Relawan Peduli Lingkungan (Replika) Mojokerto ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan dari sejumlah penjuru wilayah. Pengibaran bendera di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini diramaikan oleh pelajar, mahasiswa, masyarakat, serta komunitas pecinta alam dari Jombang, Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, hingga Gresik.

Bertajuk Bakti untuk Negeri, peringatan HUT ke-81 RI ini diharapkan mampu memberikan spirit nasionalisme serta meneladani perjuangan para pahlawan, khususnya bagi generasi muda. Penyelenggaraan upacara yang digelar di alam terbuka, jelas Basuki, sekaligus juga bertujuan untuk menyampaikan pesan pelestarikan lingkungan.

”Intinya kami memberikan semangat dan kepercayaan kepada generasi Z sebagai penerus bangsa kita untuk lebih maju dan berpesan juga agar dapat menjaga kebersihan dan melestarikan alam, khususnya di Mojokerto,” tuturnya.

Sementara itu, semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga digelar di Gunung Penanggungan yang diikuti oleh ribuan pendaki. Para peserta dan petugas upacara diberangkatkan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa di Pos Registrasi Pendakian Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Minggu (16/8).

Tepat pada tanggal 17 Agustus kemarin, bendera merah putih dengan total panjang 1.500 meter dibentangkan bersamaan dengan prosesi upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di puncak Pawitra yang memiliki ketinggian 1.653 mdpl.

KHIDMAT: Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Senin (17/8).
KHIDMAT: Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Senin (17/8).

Sosok yang akrab disapa Gus Barra ini mengapresiasi seluruh elemen masyarakat dan mengikuti rangkaian agenda yang sarat dengan nilai-nilai sejarah kebangsaan ini. ”Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang kita kenal setiap tahun,” paparnya saat melepas peserta upacara.

Sementara itu, Kepala Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Trawas Sukirno menyebutkan, kurang lebih 3 ribu pendaki yang mengikuti kegiatan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui Pos Pendakian Tamiajeng. Namun, jumlah tersebut belum termasuk dari pos-pos pendakian Gunung Penanggungan yang lainnya. ”Kira-kira totalnya sekitar 5 ribu (pendaki) dari semua jalur pendakian,” ungkapnya.

Kegiatan upacara diselenggarakan di dua titik lokasi di gunung yang disucikan oleh masyarakat masa lampau ini. Masing-masing digelar di puncak Bayangan dan puncak Pawitra. Di sela upacara, para peserta membentangkan Sang Saka Merah Putih hingga mengelilingi puncak Gunung Penanggung dengan total panjang sekitar 1,5 kilometer.

Sore kemarin, sebagian besar pendaki telah kembali turun dari Gunung Penanggungan. Meski jumlah peserta membeludak, Sukirno menyebut para pendaki turun dengan aman dan tertib dari sejumlah jalur pendakian. ”Sudah banyak yang turun, insiden-insiden nihil. Ada beberapa tapi hanya cedera ringan, untuk yang cedera agak berat tidak ada,” pungkasnya. (ram/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
upacara hut ke 81 kemerdekaan ri kabupaten mojokerto gunung penanggungan