Gerakan Jumat Berkah (GJB) H3 SQUAD Menebar Kebaikan, Menghidupkan Kepedulian, Menghadirkan Keberkahan Peduli Sesama, Konsisten Berbagi

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:49 WIB
KERJA SAMA: Jajaran anggota Squad GJB dalam sebuah momen kebersamaan. (Dodik JPRM)
KERJA SAMA: Jajaran anggota Squad GJB dalam sebuah momen kebersamaan. (Dodik JPRM)

MOJOKERTO - Pasukan Gerakan Jumat Berkah (GJB) H3 Squad–Yayasan Bina Kebaikan Bersama terus menjaga langkah kecil dalam menebarkan manfaat kepada masyarakat. Setiap Jumat sore, GJB konsisten membagikan makanan gratis kepada masyarakat umum.

Kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan sepiring makanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, membuka ruang berbagi, sekaligus mengingatkan bahwa setiap rezeki yang dimiliki dapat menjadi manfaat bagi orang lain.

Bendahara Yayasan Bina Kebaikan Bersama Christine Dwi Arini mengatakan, kegiatan berbagi makanan gratis tersebut rutin digelar setiap Jumat sore di Ruko Villa Royal Regency, Kota Mojokerto. Tepatnya di halaman depan fasilitas olahraga H3 Studio dan Level Up Gym & Fitness.

’’Setiap hari Jumat sore di Ruko Villa Royal Regency, Kota Mojokerto, tepatnya di halaman depan fasilitas olahraga H3 Studio dan Level Up Gym & Fitness, kami memang konsisten berbagi makan gratis,’’ kata Christine.

Menurut dia, berbagi bukan hanya tentang seberapa banyak yang diberikan, tetapi juga bagaimana manfaat tersebut dapat diterima secara tepat dan adil. Masyarakat dapat mengambil makanan secukupnya, bahkan menambah jika masih membutuhkan.

PEDULI: Squad Gerakan Jumat Berkah (GJB) sedang menyiapkan makanan untuk dibagikan gratis kepada masyarakat umum.
PEDULI: Squad Gerakan Jumat Berkah (GJB) sedang menyiapkan makanan untuk dibagikan gratis kepada masyarakat umum.

Perjalanan GJB, lanjut Christine, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kini, jumlah makanan yang dibagikan telah mencapai sekitar 250 porsi setiap Jumat. Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari semakin banyaknya donatur dan relawan yang ikut mengambil bagian.

’’Pertumbuhan ini tidak terlepas dari semakin banyaknya donatur dan relawan yang ikut mengambil bagian,’’ tandasnya.

Setiap porsi makanan yang tersaji merupakan hasil dari kerja banyak pihak. Ada yang menyumbangkan rezeki, meluangkan waktu, membantu menyiapkan makanan, hingga melayani masyarakat. Ada pula pihak yang tidak terlihat, tetapi turut menjadi bagian dari setiap kebaikan yang berlangsung.

’’Karena pada akhirnya, kebaikan tidak pernah benar-benar berdiri sendiri. Ia tumbuh ketika semakin banyak orang memilih untuk mengambil bagian,’’ ujarnya.

Christine melanjutkan, satu porsi makanan setiap Jumat mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi seseorang yang sedang membutuhkan, satu porsi tersebut bisa menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti.

Selain konsisten berbagi makanan, Pasukan GJB H3 Squad juga turut memeriahkan semarak kemerdekaan bersama masyarakat melalui berbagai perlombaan Agustusan.

’’Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, menghadirkan kegembiraan, serta mempererat hubungan antara relawan, masyarakat, dan lingkungan sekitar,’’ terangnya.

Dia menambahkan, Pasukan GJB H3 Squad menyadari apa yang dilakukan saat ini mungkin masih merupakan langkah kecil. Namun, setiap perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

MEMBELUDAH: Antrean masyarakat sebelum mengakses makanan gratis yang disiapkan Squad GJB.
MEMBELUDAH: Antrean masyarakat sebelum mengakses makanan gratis yang disiapkan Squad GJB.

Karena itu, Yayasan Bina Kebaikan Bersama berharap Gerakan Jumat Berkah tidak berhenti di satu tempat. Gerakan tersebut diharapkan dapat tumbuh dan hadir di berbagai daerah, khususnya di setiap kelurahan dan desa di Mojokerto Raya.

’’Harapannya, gerakan ini dapat tumbuh dan hadir di berbagai daerah, khususnya di setiap kelurahan dan desa di Mojokerto Raya,’’ bebernya.

Langkah tersebut bukan untuk membesarkan nama GJB maupun membuat pemberi bantuan dikenal. Sebaliknya, gerakan ini diharapkan dapat membuka semakin banyak ruang untuk berbagi dan menggerakkan lebih banyak orang untuk peduli.

’’Bukan agar nama GJB semakin besar, bukan pula agar siapa yang memberi menjadi terkenal, tetapi agar semakin banyak tempat memiliki ruang untuk berbagi dan semakin banyak orang tergerak untuk peduli. Dan semakin banyak masyarakat yang merasakan bahwa di tengah kehidupan yang tidak selalu mudah, masih ada tangan-tangan yang memilih untuk membantu tanpa banyak bertanya,’’ pungkas Christine. (dik)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Yayasan Bina Kebaikan Bersama GJB Squad komunitas berbagi makanan gerakan jumat berkah