KABUPATEN - Memasuki puncak musim kemarau, sejumlah embung dan waduk di Kabupaten Mojokerto mulai mengalami penyusutan volume air yang drastis, bahkan hingga mengering. Salah satunya di waduk Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Selasa (11/8).
Keringnya waduk ini berimbas langsung pada sektor pertanian setempat. Pasalnya, wilayah Dawarblandong selama ini dikenal sebagai sentra jagung dan tembakau saat musim kemarau. Kasiadi, salah seorang petani setempat mengungkapkan, bahwa habisnya pasokan air di waduk tersebut sangat menyulitkan aktivitas para petani.
’’Kawasan ini merupakan sentra tembakau dan jagung. Khusus untuk tanaman tembakau sangat membutuhkan penyiraman secara berkala. Petani biasanya memanfaatkan air waduk untuk menyiram, tetapi karena kondisinya kering, terpaksa petani membawa air sendiri dari rumah yang jaraknya cukup jauh,’’ keluh Kasiadi.
Petani berharap, pemerintah segera melakukan normalisasi atau pendalaman waduk. Hal ini penting demi kelancaran produksi pangan di kawasan pertanian wilayah Kabupaten Mojokerto. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto