KOTA – Kereta api (KA) tampaknya masih menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat Mojokerto. Sepanjang bulan lalu, tercatat sebanyak 36 ribu lebih penumpang menggunakan angkutan umum tersebut.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, pengguna KA di Stasiun Mojokerto selama Juli 2026 mencapai 36.637 orang. Angka itu terdiri dari 16 ribu penumpang berangkat dan 20 ribu penumpang tiba. Dengan kata lain, rata-rata penumpang KA di Mojokerto sebanyak 1.181 orang per hari.
Menurutnya, jumlah penumpang selama satu bulan penuh tersebut naik tipis dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. KAI, lanjut Mahendro, mencatat pada Juli 2025 Stasiun Mojokerto dipadati 36.122 penumpang yang meliputi 16 ribu orang naik dan 20 ribu orang turun. ”Ada peningkatan sekitar 1 persen,” ujarnya, Senin (10/8).
Mahendro menambahkan, pertumbuhan jumlah penumpang juga terlihat dari data semester 1 2026 periode Januari-Juni. Selama setengah tahun, Stasiun Mojokerto mencatat adanya 199.747 penumpang, terdiri dari 97 ribu orang berangkat dan 102 ribu orang datang. Angka ini melonjak sekitar 6 persen dibandingkan periode enam bulan pertama pada 2025 yang mencapai 188.677 penumpang.
”Dominasi jumlah kedatangan menjadi salah satu indikator meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Mojokerto, sekaligus mencerminkan semakin besarnya peran daerah ini sebagai salah satu destinasi aktivitas ekonomi, pendidikan, bisnis, maupun pariwisata di Jawa Timur,” jelasnya.
KAI menganalisis, pertumbuhan penumpang didorong sejumlah aspek. Antara lain meningkatnya aktivitas ekonomi daerah, berkembangnya sektor perdagangan, jasa, dan UMKM, serta semakin tingginya mobilitas masyarakat menggunakan transportasi umum.
Baik untuk perjalanan antarkota, pekerjaan, pendidikan, wisata, maupun kebutuhan lainnya. ”Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas transportasi yang andal memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan daerah,” imbuhnya.
Mahendro mengungkapkan, Stasiun Mojokerto memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. Dengan layanan perjalanan kereta api yang menghubungkan sejumlah wilayah, keberadaan stasiun ini memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan antarkota tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Tingginya jumlah pelanggan yang dilayani juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang efektif dan efisien terus meningkat. ”Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, kami memastikan seluruh jajaran KAI Daop 8 Surabaya siap memberikan pelayanan terbaik. Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan terus menjadi perhatian utama,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto