BPBD Kabupaten Mojokerto Terjunkan Personel dan Armada, Back Up Penanganan Kebakaran di Bromo

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 06:49 WIB
DIKERAHKAN: BPBD Kabupaten Mojokerto memberangkatkan personel dari tim TRC dan armada untuk membantu penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Minggu (9/8). (Rizal JPRM)
DIKERAHKAN: BPBD Kabupaten Mojokerto memberangkatkan personel dari tim TRC dan armada untuk membantu penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Minggu (9/8). (Rizal JPRM)

KABUPATEN - BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan bantuan untuk mem-back up penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), kemarin (9/8). Selain menerjunkan personel dari tim reaksi cepat (TRC), dua armada juga dikirim untuk bergabung bersama dengan BPBD Jawa Timur (Jatim). 

Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengungkapkan, pengiriman bantuan tersebut dilakukan menyusul permintaan dari BPBD Jatim. Sehingga, pihaknya memberangkatkan tim beserta armada untuk menuju lokasi terdampak kebakaran di TNBTS kemarin. ”Semalam kami menerima surat permintaan bantuan dari BPBD Jawa Timur atas saran Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa),” paparnya, Minggu (9/8). 

Rinaldi menyebutkan, sebanyak 7 anggota TRC diberangkatkan dari Mako BPBD Kabupaten Mojokerto. Tak hanya personel, sebanyak dua unit armada juga turut dikerahkan untuk membantu pemadaman api yang tercatat sudah menghanguskan ratusan hektare lahan di kawasan sabana Bromo. ”Kami memberangkatkan satu unit mobil tangki dan satu unit double cabin serta TRC untuk membantu peadaman di wilayah Bromo Tengger Semeru,” tandasnya. 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menambahkan, pengiriman bantuan mobil tangki bertujuan untuk membantu suplai air pada armada damkar yang bertugas di TNBTS. Namun, kendaraan berkapasitas 4.000 liter tersebut juga dilengkapi mesin pompa air dan perangkat pemadam yang dapat digunakan langsung untuk menjinakkan api. ”Jadi, tangki bisa untuk suplai air ke damkar maupun pemadaman langsung, karena dilengkapi selang yang panjangnya sekitar 60 meter,” jelasnya. 

Sedangkan untuk kendaraan double cabin, jelas Khakim, berfungsi untuk mobilitas personel serta membawa berbagai kebutuhan logistik. Dia menyebutkan, pengiriman bantuan penanganan kebakaran ke wilayah TNBTS dilaksanakan hingga batas waktu yang belum ditentukan.  Menurutnya, lama penugasan personel di lapangan akan menyesuaikan dengan kondisi di lokasi kebakaran.  ”Nanti menyesuaikan dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan,” pungkasnya. (ram/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
terjunkan personel kebakaran bromo bpbd kabupaten mojokerto