Masjid Al-Mubarok Mojokerto Sediakan Tiga Ribu Paket Kurma ’’Promil’’

Sofan Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 08:42 WIB
TRADISI TAHUNAN: Panitia Masjid Al-Mubarok tengah menyiapkan buah kurma selepas dipanen dari pohon yang tumbuh di halaman masjid, Sabtu (8/8). (Sofan Kurniawan/JPRM)
TRADISI TAHUNAN: Panitia Masjid Al-Mubarok tengah menyiapkan buah kurma selepas dipanen dari pohon yang tumbuh di halaman masjid, Sabtu (8/8). (Sofan Kurniawan/JPRM)

KOTA - Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Masjid Al-Mubarok di Jalan Riyanto, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (8/8) pagi. Kehadiran massa yang membeludak sejak pukul 05.30 WIB ini bertujuan untuk mengantre kupon pembagian kurma muda gratis yang dijadwalkan berlangsung Minggu (9/8).

Fenomena tahunan ini selalu menyedot perhatian publik karena buah kurma dari pohon yang tumbuh subur di halaman masjid tersebut dipercaya berkhasiat membantu program kehamilan (promil).

Panitia pelaksana setempat, Agung, mengungkapkan antusiasme masyarakat tahun ini sangat luar biasa. Beberapa warga bahkan sudah mulai berdatangan dan bermalam di sekitar lokasi sejak Jumat (7/8) malam. ’’Pengunjung sudah mulai berdatangan sejak Jumat malam kemarin. Bahkan ada yang datang dari Kalimantan dan luar pulau lainnya. Panitia telah menyediakan tempat persinggahan khusus untuk para tamu yang datang dari jauh,’’ ujar Agung.

Mengingat tingginya permohonan, pihak takmir dan panitia masjid telah menyiapkan ribuan lembar kupon agar proses pembagian dapat berjalan tertib. ’’Untuk tahun ini panitia menyediakan kurang lebih 3.000 kupon. Alhamdulillah, tahun ini pohon kurma yang tumbuh di depan masjid buahnya cukup lebat. Semoga mencukupi untuk para tamu nantinya,’’ tambah Agung.

Perjalanan jauh ke Kota Mojokerto menjadi bentuk ikhtiar lahiriah dan batiniah bagi para pengunjung. Salah satunya adalah Diana, 39, warga asal Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia sengaja terbang lintas pulau demi mendapatkan kurma muda yang tumbuh unik di bumi Majapahit ini. Sedianya, kurma itu akan dijadikan upaya dalam program hamil (promil).

’’Saya berusia 39, hampir 40 tahun, dan ingin mempunyai anak lagi. Anak saya sudah dua, perempuan semua. Kali ini ingin berikhtiar mendapatkan anak laki-laki. Saya datang jauh-jauh dari Kalimantan untuk berusaha dan mencari keberkahan dari Allah melalui kurma di Mojokerto ini. Semoga Allah mengabulkan,’’ tutur Diana penuh harap.

Kedatangan warga dari luar kota hingga luar pulau ini secara otomatis turut meningkatkan jumlah kunjungan ke Kota Mojokerto. Diana mengaku, dirinya bersama banyak warga dari luar daerah memilih untuk menginap di hotel terdekat agar tidak terlambat menghadiri prosesi pembagian kupon dan kurma. (far/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
masjid al-mubarok kurma promil program hamil Kurma Muda Masjid mojokerto