SSB Kota Mojokerto Konsisten Berbagi Makanan Gratis dan Bersubsidi

Farisma Romawan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 06:35 WIB
SETARA: Pegiat Komunitas SSB Kota Mojokerto saat menggelar aksi bagi-bagi makan gratis dan makanan bersubsidi di depan Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk setiap hari Rabu. 
SETARA: Pegiat Komunitas SSB Kota Mojokerto saat menggelar aksi bagi-bagi makan gratis dan makanan bersubsidi di depan Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk setiap hari Rabu. 

Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan komunitas Sahabat Sosial Berbagi (SSB) Kota Mojokerto. Beranggotakan sekitar 80 orang relawan dari berbagai latar belakang, komunitas ini konsisten mengulurkan tangan membantu warga kurang mampu di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.

SALAH satu aksi nyata yang rutin mereka gelar adalah makan gratis dan jual makan bersubsidi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Rabu di depan Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Hayam Wuruk. ’’Kami ingin meringankan beban warga dengan memberi makan gratis untuk warga tidak mampu. Dan juga menjual makanan bersubsidi dengan memborong nasi bungkus dari pedagang seharga Rp 7 ribu untuk dijual dengan harga yang sudah disubsidi menjadi Rp 4 ribu,’’ ungkap Koordinator SSB Bagus Majoki.

SSB sendiri terus berkomitmen untuk membantu meringankan beban warga atau masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya lewat bantuan makan gratis, tapi juga lewat aksi sosial lainnya. Seperti bagi-bagi sembako, bagi-bagi takjil, hingga memberi donasi kepada kaum difabel saat perayaan hari disabilitas nasional.

SETARA: Pegiat Komunitas SSB Kota Mojokerto saat menggelar aksi bagi-bagi makan gratis dan makanan bersubsidi di depan Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk setiap hari Rabu. 
SETARA: Pegiat Komunitas SSB Kota Mojokerto saat menggelar aksi bagi-bagi makan gratis dan makanan bersubsidi di depan Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk setiap hari Rabu. 

’’Kami pernah membelikan spring bed untuk warga yang memang tidak mampu. Di acara-acara keagamaan, kami juga saling support,’’ tambah Yuki, sapaan akrab Bagus Majoki.

Saat ini, usia komunitas SSB telah menginjak 5 tahun sejak didirikan pada 7 Juli 2021. Semangat yang dibangun hanya satu, setara dan saling peduli serta berbagi tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, atau golongan. Untuk donasi, Yuki juga membuka pintu selebar-lebarnya untuk siapapun yang ingin menjadi donatur. Setiap bantuan akan dilaporkan secara rinci dan bertanggung jawab.

Ia juga berharap aksi sederhana ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk saling bantu di tengah tantangan ekonomi saat ini. ’’Gerakan ini awalnya dari teman-teman UMKM makanan dan minuman yang kesulitan saat pandemi Covid-19 dulu. Kami berharap bisa konsisten dan berkembang sehingga bisa lebih banyak warga yang dibantu,’’ pungkasnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
komunitas sosial sahabat sosial berbagi komunitas mojokerto