Narapidana juga Diminta Jalani Tes Urine
KOTA - Blok hunian Lapas Kelas II-B Mojokerto kembali digeledah petugas, Kamis (6/8) malam. Hal ini seiring digelarnya razia pada malam hari oleh petugas gabungan. Sebanyak belasan senjata tajam (sajam) rakitan berikut kartu remi dan domino disita setelah pemeriksaan dilakukan pada ratusan narapidana (napi).
Selain petugas keamanan lapas, penertiban kali ini turut melibatkan personel dari Polres Mojokerto Kota, Kodim 0815 Mojokerto, dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto.
Blok hunian tahanan dan napi disisir satu per satu. Ratusan warga binaan juga tak luput dari penggeledahan. ”Hasilnya, kami mengamankan senjata tajam rakitan serta benda-benda yang berpotensi disalahgunakan.
Sinergi ini kami lakukan untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan dan langkah preventif yang terus kami laksanakan secara rutin dan berkelanjutan,” ungkap Kalapas Kelas II-B Mojokerto Arifin Akhmad.
Temuan belasan sajam rakitan tersebut langsung didata dan diamankan petugas untuk kemudian dimusnahkan. Meski demikian, petugas tidak menemukan alat komunikasi maupun narkotika di dalam penjara.
Hal ini turut diperkuat dengan hasil tes urine acak yang dilakukan oleh BNNK Mojokerto terhadap sejumlah napi. Seluruh warga binaan yang dites dinyatakan negatif dari narkoba.
Arifin memastikan, operasi penggeledahan ini merupakan langkah preventif rutin demi untuk menjaga keamanan dan kondusivitas dalam lapas. Ke depan, razia serupa bakal kembali dilakukan untuk mencegah peredaran barang terlarang di dalam penjara.
”Razia ini menjadi upaya kami dalam menjaga Lapas Kelas II-B Mojokerto agar tetap aman, tertib, serta bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba,” tandas Arifin. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto