Menjaga dan merawat kebersihan adalah tugas setiap umat muslim. Semangat inilah yang terus melandasi eksistensi puluhan relawan yang tergabung di Komunitas Gerakan Resik-Resik Masjid Mojokerto tiga tahun terakhir. Berdiri sejak 25 September 2023, tak kurang 70 masjid yanh tersebar di 20 kecamatan di Kota dan Kabupaten Mojokerto telah mereka bersihkan.
TIDAK sekadar menyapu dan mengepel lantai masjid, 25 relawan juga rela bergelantungan diatas kubah dan menara demi bisa menjadikan tempat ibadah umat islam itu lebih asri dan sedap dipandang. Sehingga dapat membuat nyaman dan khusyuk para jemaah, utamanya saat beribadah salat wajib. ’’Kami memulai gerakan ini sejak tahun 2023 dan masih eksis sampai sekarang,’’ ujar Ketua GRRM Mojokerto Agus Suhandi.
Semula, gerakan ini digawangi para pencinta alam yang resah dengan kondisi kotor lingkungan sekitar. Khususnya masjid atau musala yang kebanyakan dirawat oleh marbot atau takmir yang usianya sudah sepuh dan jumlahnya minim. Sehingga cukup kesulitan dalam merapikan atau membersihkan lingkungan masjid.
Untuk itu, para relawan berusaha membantu sepenuh hati membersihkan masjid yang dianggap kurang terawat dengan tidak memungut biasa sepeserpun. Lama kelamaan, gerakan mereka banyak direspons positif masyarakat. Terutama para pemuda yang rela membantu dan bekerja ikhlas.
Bahkan tak sedikit masyarakat yang ikut mendonasikan sebagian hartanya untuk dijadikan modal membeli peralatan hingga akomodasi bersih-bersih. ’’Banyak yang merespons positif sehingga kami buka rekening donasi dan kami laporkan sesuai dengan sudah dikerjakan,’’ tambahnya.
Sesuai komitmen, Agus bersama 24 relawan bisa membersihkan dua masjid dalam sebulan, yakni di minggu pertama dan ketiga. Resik-resik masjid biasa digelar pada hari Minggu, mulai pukul 07.00 hingga jelang salat Duhur. Untuk peralatan, mereka biasa memboyong vacuum cleaner, jet cleaner, blower, hingga scaffolding. Seluruh peralatan ini murni dari sumbangan dan donasi para donatur.
’’Slogan kami adalah bersih bersih yang istikomah. Untuk jadwal dan lokasi, saat ini sudah teragendakan full hingga Desember 2026,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah