TRAWAS - Jalur wisata di Dusun Kemloko, Desa/Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto sempat tertutup separuh badan jalan akibat tanah ambrol, kemarin (3/7) siang. Tebing setinggi kurang lebih 3 meter ini longsor akibat tergerus saluran air.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menyebutkan, peristiwa tanah ambrol terjadi sekitar pukul 11.49 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas di menuju kawasan wisata di Trawas ini sempat terganggu karena satu lajur jalan tertutup material longsor. ”Tanah ambrol ketinggian kurang lebih tiga meter mengakibatkan material menutupi separuh badan jalan,” ungkapnya, kemarin (3/7).
BPBD langsung menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan evakuasi material berupa tanah bercampur lumpur. Khakim memastikan, insiden tanah ambrol tersebut tidak disebabkan karena faktor alam.
”Penyebab karena di atas area tersebut ada aliran air kemudian menyebabkan tanah ambrol. Saat kejadian cuaca cerah dan sebelumnya tidak ada hujan di kawasan itu (Trawas, Red),” jelasnya.
Dengan dibantu tim gabungan dari Polsek dan Koramil Trawas serta relawan, longsoran tanah berhasil dievakuasi kurang lebih satu jam. Akses yang menghubungkan Trawas-Pungging ini kembali dapat dilalui kendaraan. ”Semua material berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal,” pungkas dia. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah