SEMENTARA itu, angkutan feeder rute Mojokerto - Batu dan Mojokerto - Trawas mengalami lonjakan jumlah penumpang pada momen akhir pekan libur sekolah ini. Dari Terminal Kertajaya, mayoritas penumpang menjujuk sejumlah destinasi wisata di Mojokerto Selatan.
Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid menuturkan, libur sekolah kali ini turut berdampak pada peningkatan jumlah penumpang angkutan feeder. Khususnya, saat akhir pekan lalu atau 27-28 Juni. Angkanya bahkan mencapai dua kali lipat dibanding harian normal. ’’Liburan saat ini, terutama saat weekend, peningkatan jumlah penumpangnya memang cukup banyak,’’ ungkapnya kemarin (3/7).
Dia merinci, feeder Mojokerto-Trawas yang hari normal mengangkut sekitar 5 penumpang, saat ini mencapai 15 orang. Hal serupa dialami Feeder Mojokerto-Batu. ’’Feeder Batu bahkan penuh terus. Penumpang di Terminal Kertajaya sampai antre,’’ beber Yazid.
Menurutnya, okupansi bangku dua feeder kapasitas 19 penumpang tersebut rata-rata terisi hingga 80 persen. Masing-masing dua armada feeder yang beroperasi 4 kali pulang-pergi (PP) sejak pukul 06.00 -16.00 tampak selalu terisi penumpang. ’’Untuk feeder Batu, mayoritas penumpang turun di Pacet atau Cangar. Mereka mau ke tempat wisata alam bahkan mendaki,’’ paparnya.
Yazid memprediksi, lonjakan jumlah penumpang pada angkutan non-ekonomi ini masih terjadi akhir pekan ini maupun weekend mendatang. Sebab, libur panjang sekolah semester genap 2026 di Jawa Timur berlangsung sekitar tanggal 22 Juni sampai 11 Juli mendatang.
Sementara pelayanan angkutan pengumpan Trans Jatim ini terus dioptimalkan. Utamanya menghadapi momen liburan plus akhir pekan. ’’Bahkan sopir feeder ada yang melayani penumpang langganan lewat Whatsapp untuk ditentukan titik penjemputannya, tapi sesuai lintasan rute,’’ tukasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah