Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Segera Tiba di Mojokerto, Koper Jemaah Dibatasi Dibatasi Maksimal 32 Kilogram

Farisma Romawan • Kamis, 18 Juni 2026 | 18:59 WIB
BAHAGIA: Petugas haji Kota Mojokerto bersama jemaah saat tiba di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah sebelum diterbangkan ke tanah air, kemarin (16/6) WAS. (dok M. Badri for JPRM)
BAHAGIA: Petugas haji Kota Mojokerto bersama jemaah saat tiba di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah sebelum diterbangkan ke tanah air, kemarin (16/6) WAS. (dok M. Badri for JPRM)

MOJOKERTO RAYA – Ribuan jemaah haji Kota dan Kabupaten Mojokerto akan tiba di tanah air. Setelah 40 hari menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci, 222 jemaah haji Kota Mojokerto yang tergabung di kloter 60 embarkasi Surabaya (SUB) dijadwalkan tiba di Masjid Darul Amanah kantor Pemkot Mojokerto pukul 10.00 WIB. 

Mereka juga akan diikuti 1.194 jemaah haji Kabupaten Mojokerto yang tergabung di kloter 63, 64, 65, dan 66 SUB. Yang berangsur-angsur dijadwalkan tiba di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto mulai besok pagi (18/6) hingga lusa. Kemarin (16/6) WAS, ratusan jemaah haji Kota Mojokerto telah lebih dulu take off dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah pukul 12.45 WAS.

Sebelum terbang, mereka lebih dulu dicek kesehatan dan barang bawaannya untuk memastikan penerbangan berjalan lancar. ’’Alhamdulillah jemaah dalam kondisi sehat walafiat dan siap kembali ke tanah air,’’ ungkap Petugas Haji sekaligus pimpinan KBIHU Al Multazam Kota Mojokerto HM Badri. 

Sebelumnya, ratusan jemaah juga telah melaksanakan ikhtitam Arbain di Masjid Nabawi, Madinah. Ritual tersebut sebagai penutup dari ibadah sunah Arbain selama 8 hari di masjid yang dibangun Rasulullah SAW saat hijrah tersebut. Ritual dirangkai dengan wada Madinah serta doa penutup dan awal tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Suasana haru tak bisa ditutupi dari raut wajah jemaah lantaran harus meninggalkan Tanah Suci. 

’’Jemaah tampak bahagia karena akan segera bertemu keluarga namun juga sedih karena harus meninggalkan Tanah Suci,’’ tambahnya. Sementara itu, jemaah haji Kabupaten Mojokerto juga mulai bersiap meninggalkan Tanah Suci. Tadi malam, sebagian besar jemaah juga menjalani ritual ikhtitam Arbain atau penutupan ibadah sunah Arbain. 

Selain itu, jemaah juga disibukkan dengan berkemas barang bawaan. Bahkan, ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) terus berkoordinasi dengan petugas haji di tingkat sektor untuk teknis penimbangan koper jemaah serta visitasi kesehatan jemaah haji. ’’Ada batasan beban saat penimbangan koper, yakni 32 kilogram (kg) untuk koper bagasi, dan 7 kg untuk tas kabin,’’ pungkas Petugas Haji Kemenhaj Kabupaten Mojokerto Khudori. (far/ris)

 

Editor : Imron Arlado
#jemaah mojokerto #koper haji #jamaah haji #haji mojokerto #jemaah haji