Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kursi Fasum Dipakai Jualan

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 15 Juni 2026 | 18:23 WIB
JADI POLEMIK: Dua pengunjung kawasan jogging track di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan/Kecamatan Magersari menikmati suasana latihan dayung di Sungai Brantas. Foto kanan, unggahan berisi keluhan warga yang mengaku diusir pedagang saat duduk di bangku fasum. (tangkapan layar by Adi JPRM)
JADI POLEMIK: Dua pengunjung kawasan jogging track di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan/Kecamatan Magersari menikmati suasana latihan dayung di Sungai Brantas. Foto kanan, unggahan berisi keluhan warga yang mengaku diusir pedagang saat duduk di bangku fasum. (tangkapan layar by Adi JPRM)

Pedagang Usir Pengunjung Jogging Track

KOTA – Perilaku pedagang di jogging track (JT) Sungai Brantas di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dikeluhkan warga. Pengunjung mengaku diusir pedagang lantaran bangku fasilitas umum (fasum) yang sedang diduduki hendak dipakai berjualan. Perlakuan itu disebut-sebut sudah sering dialami para pengunjung. 

Terbaru, keluhan itu disampaikan seorang warga melalui media sosial pada Sabtu (13/6) petang. Dirinya mengaku diminta pergi oleh pedagang kaki lima (PKL) di kawasan JT saat duduk di bangku fasilitas umum. ”Lagi duduk diusir, katanya mau dipakai jualan, bukannya kursi ini fasilitas umum ya,” ungkap warga tersebut. 

Unggahan tersebut mendapat ratusan respons dari warga lain. Tak sedikit di antara mereka juga mengaku pernah diusir saat duduk di bangku yang menghadap ke Sungai Brantas. Alasannya pun sama, yakni hendak dipakai berjualan. ”Saya juga pernah enak-enak duduk malah diusir, katanya mau jualan,” tutur Evi, warga lain yang mengaku memiliki pengalaman serupa. 

Dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut, Kasi Operasional Satpol PP Kota Mojokerto Mulyono mengaku sudah melakukan langkah tindak lanjut. Menurutnya, tim operasional telah turun ke lokasi untuk menemui pedagang yang bersangkutan. ”Sudah dikasih arahan dan sosialisasi,” jelasnya, kemarin (14/6).

Mulyono mengatakan, pedagang yang mengusir pengunjung mengaku memasang meja di kursi fasilitas umum. Tindakan tersebut keliru, sehingga pedagang langsung diberi teguran. ”Tempat duduk yang dipakai pengunjung jogging track tidak boleh dikasih meja oleh pedagang,” tandasnya. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kursi fasum #fasum kota mojokerto #jogging track