Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jemaah Haji Asal Mojokerto Perbanyak Ibadah di Masjid Nabawi

Farisma Romawan • Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:34 WIB
 jemaah lansia, disabilitas dan risiko tinggi (risti), petugas juga memfasilitasi mereka agar bisa mengunjungi Masjid Nabawi. (dok Khudori for JPRM)
jemaah lansia, disabilitas dan risiko tinggi (risti), petugas juga memfasilitasi mereka agar bisa mengunjungi Masjid Nabawi. (dok Khudori for JPRM)

 

KABUPATEN - Melaksanakan ibadah sunnah arbain masih menjadi aktivitas utama jemaah haji Kabupaten Mojokerto selama di Madinah lima hari terakhir.

Tidak sekadar menunaikan salat wajib berturut-turut di Masjid Nabawi, ribuan jemaah yang tergabung di kloter 64, 65, dan 66 juga berlomba-lomba menunaikan salat sunah di masjid yang dibangun langsung Rasulullah Muhammad SAW itu. Sebelum azan berkumandang, mereka bergegas berangkat lebih dulu ke masjid. 

’’Aktivitas jemaah saat ini adalah melaksanakan arbain, mulai dari salat rawatib dan salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi. Untuk itu, seluruh jemaah berlomba-lomba berangkat ke masjid sebelum azan dikumandangkan,’’ ungkap petugas haji Kemenhaj Kabupaten Mojokerto Khudori.

Tidak hanya jemaah yang kondisinya normal, bagi jemaah lansia, disabilitas dan risiko tinggi (risti), petugas juga memfasilitasi mereka agar bisa mengunjungi Masjid Nabawi. Termasuk mengunjungi Raudhah untuk berziarah ke makam Rasulullah. Yakni, dengan memberikan jadwal khusus agar tidak bersaing atau berdesakan dengan jemaah lainnya saat masuk.

’’Ada penjadwalan sendiri bagi jemaah lansia, disabilitas dan resiko tinggi untuk memasuki Raudhah dan dilanjutkan berziarah ke makam Rasulullah, sahabat Abu Bakar as Shiddiq dan Umar bin Khattab,’’ tambahnya.

Di sela-sela waktu, beberapa jemaah juga meluangkan waktu untuk berbelanja di sejumlah pertokoan sekitar masjid Nabawi. Sebagian besar berbelanja oleh-oleh seperti boneka, gamis, sajadah, tasbih, kurma, cokelat, hingga beberapa suvenir lainnya. Jemaah haji juga mengikuti city tour yang difasilitasi oleh Majmuah. Tujuan city tour di antaranya kebun kurma, Masjid Quba, dan makam syuhada Uhud.

’’Ada juga beberapa jemaah yang mengeksplor lokasi bersejarah di sekitar masjid Nabawi, seperti makam Baqi, Masjid Ali bin Abi Thalib, Masjid Abu Bakar As Shiddiq, Masjid Ghamamah, dan museum-museum di sekitar masjid. Jemaah juga meluangkan waktu untuk berbelanja oleh-oleh di mal dan pertokoan disekitar Masjid Nabawi,’’ pungkasnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#jemaah mojokerto #haji mojokerto #jemaah haji #masjid nabawi