Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemilik Tambang Janji Beri Kompensasi

Sofan Kurniawan • Selasa, 9 Juni 2026 | 08:39 WIB
TERANCAM TAMBANG: Seorang warga melintas di dekat sumber air dari sumur bor di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto terancam aktivitas galian C ilegal, Minggu (8/6). Warga khawatir kegiatan pertambangan membuat sumber air milik warga mampet seperti terjadi pada 2000-an silam. (Sofan JPRM)
TERANCAM TAMBANG: Seorang warga melintas di dekat sumber air dari sumur bor di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto terancam aktivitas galian C ilegal, Minggu (8/6). Warga khawatir kegiatan pertambangan membuat sumber air milik warga mampet seperti terjadi pada 2000-an silam. (Sofan JPRM) 

SEMENTARA itu, menanggapi keresahan warga, pemilik usaha tambang akhirnya angkat bicara. Agus Sunarko, pemilik PT Citra Kharisma Santosa, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk melakukan aktivitas tambang sesuai dengan regulasi yang berlaku. ’’Kami tidak akan melakukan eksplorasi melebihi batas yang telah ditentukan,’’ ujar Agus. 

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan solusi atas kekhawatiran warga, Agus berjanji akan memberikan kompensasi fasilitas air bersih bagi masyarakat sekitar. ’’Saya ini pecinta lingkungan, jadi tidak sampai melebihi batas bereksplorasi. Apalagi sumber mata air adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat, kasian anak cucu nanti jika alam rusak gara gara eksplorasi tambang,’’ ungkapnya sambil menunjukkan peta tambang dan gambar titik sumber mata air. 

Jika diperlukan, pihaknya berencana menambah sumur bor baru untuk menjamin pasokan air bersih warga setempat tetap terpenuhi. Nardi, salah satu pemilik lahan yang tanahnya disewa oleh pihak tambang, justru menyambut baik eksplorasi yang sedang berlangsung. Dia mengklaim, aktivitas penambangan membantu menata lahan miliknya.

 Yang awalnya berupa gundukan bukit kecil yang sulit dikelola, menjadi tanah berkontur landai. ’’Justru kami menyambut baik, setelah sewa lahan selesai nanti, tanah yang sudah rata ini siap dan lebih mudah untuk ditanami jagung serta padi,’’ ungkap Nardi. (fan/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pemilik tambang #tambang mojokerto #tambang ilegal #galian ilegal