DPUPR Pastikan Beton Dilalui Semua Kendaraan
KABUPATEN - Setelah sekitar dua bulan ditutup, ruas jalan Pekukuhan-Ngoro, Kabupaten Mojokerto akhirnya kembali dibuka, Jumat (5/6). Pembukaan akses ini dilakukan setelah pekerjaan proyek dipastikan tuntas.
Kemarin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto melakukan pengujian akhir dengan mengambil sampel beton melalui core drill. Selain mengecek ketebalan lapisan cor, langkah tersebut juga untuk memastikan kekuatan struktur jalan. ’’Secara pekerjaan sudah finis, sehingga sudah siap untuk pemanfaatan,’’ ungkap Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah ditemui di lokasi, Jumat (5/6).
Dia menegaskan, paket proyek rekonstruksi jalan dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,9 miliar ini siap dioperasikan. Selain pekerjaan fisik telah rampung, struktur jalan dengan total panjang 526 meter tersebut juga dipastikan dapat dilalui semua jenis kendaraan. ’’Sudah selesai 100 persen, mungkin tinggal sedikit pembersihan di lokasi. Umur beton juga telah memenuhi untuk dilintasi,’’ ujarnya.
Pembatas jalan yang sebelumnya terpasang di ruas Simpang Empat Lebaksono dan Awang-Awang telah dibuka kemarin. Yuni menyebutkan, pembukaan jalan alternatif yang menghubungkan Mojosari-Ngoro ini juga berkaitan dengan rencana penutupan sementara jalan nasional di ruas Jalan Brawijaya, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging mulai 8-28 Juni nanti.
Selama 20 hari, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik. Jalan Pekukuhan-Ngoro menjadi salah satu ruas yang dijadikan untuk pengalihan arus. ’’Informasi dari Polres Mojokerto direncanakan mulai tanggal 8 Juni, tapi kami pastikan kapan pun sudah siap,’’pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah