Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Alami Pendangkalan, Sedimen Sungai Sadar di Mojokerto Dikeruk

Rizal Amrulloh • Rabu, 27 Mei 2026 | 11:11 WIB

 

DIEVAKUASI: Alat berat mengangkat sedimen yang menyumbat aliran Sungai Sadar di Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, kemarin (26/5). (Rizal JPRM)
DIEVAKUASI: Alat berat mengangkat sedimen yang menyumbat aliran Sungai Sadar di Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, kemarin (26/5). (Rizal JPRM)

 

Endapan Sampah Bercampur Ranting Sumbat Aliran Air

PUNGGING - Sungai Sadar di Desa Watudakon, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto kian dangkal akibat sedimen. Endapan sampah bercampur ranting kayu tertumpuk hingga mengakibatkan aliran air jadi menyempit dan rawan banjir. 

Kemarin (26/5), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto mengerahkan alat berat untuk mengeruk sedimen yang tersangkut di bawah Jembatan Dakon, Desa Watukenongo. Keberadaan berbagai jenis benda dan barang bekas ini menyebabkan terganggunya arus air yang bermuara ke Sungai Brantas tersebut. 

”Banyak sampah yang menumpuk di pilar jembatan,” ungkap Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Perakim Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman, kemarin (26/5). 

Tak hanya sampah, potongan kayu, ranting pohon, hingga tanaman liar juga memperparah sumbatan di aliran Sungai Sadar. Bahkan, banyak juga yang telah mengendap hingga menyebabkan pendangkalan. ”Sehingga perlu pemeliharaan rutin pembersihan sampah di situ untuk mengantisipasi banjir,” ulasnya. 

Selain itu, penanganan sedimen juga bertujuan agar fondasi jembatan tidak rusak diterjang arus. Terlebih, cuaca di sekitar wilayah Kabupaten Mojokerto dalam beberapa hari terakhir masih kerap terjadi turun hujan. 

Rois menyebut, penanganan sedimen saat ini masih difokuskan di Desa Watukenongo. Karena aliran di sepanjang Sungai Sadar yang melintas di titik lainnya masih terpantau lancar. ”Rencana di sini (Desa Watukenongo, Red) saja yang perlu penanganan, yang lain masih aman,” pungkas dia. (ram/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#sedimentasi sungai #pengerukan sungai #sungai sadar