Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

EJIES 2026, Guru SMKS Walisongo Pacet Lolos 25 Besar

Imron Arlado • Senin, 25 Mei 2026 | 07:28 WIB
Guru SMKS Walisongo Pacet lolos 25 besar.
Guru SMKS Walisongo Pacet lolos 25 besar.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Masyarakat Mojokerto berhak bangga atas pencapaian, kiprah, dan prestasi di dunia pendidikan. Sebab, seorang guru di SMK Mojokerto berhasil lolos dalam babak 25 besar ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026. 

Dia adalah Darawahyu Maretna Asmarani, guru SMKS Walisongo Pacet. Dengan menghadirkan karya inovasi berjudul Dari Kelas Industri: Optimalisasi SMART-BMS untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan SMK Walisongo Pacet, ia berhasil menyisihkan ribuan peserta lainnya dari Mojokerto.

Penganugerahaan 25 besar Karya Inovasi Pendidikan Terbaik EJIES 2026 itu, diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Legacy Ballroom Surabaya, Kamis (21/5) lalu. 

Baca Juga: Jembatan Peradaban Mojokerto - Kairo: Santri Markaz Lughoh eLKISI Tembus Forum Elit Al-Azhar

Dewan juri Ahmad Basuni menuturkan, guru SMKS Walisongo Pacet yang dinyatakan lolos ke 25 besar ini berhasil mengungguli inovasi peserta lain dengan total 1.284 karya dari kalangan guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan (tendik) di Mojokerto Raya.

Sebelumnya, lanjut Basuni, karya inovasi tersebut juga telah melalui proses kurasi akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

’’Setelah dikurasi lagi oleh akademisi ITS, menghasilkan 50 karya terbaik. Darawahyu Maretna Asmarani, guru SMKS Walisongo Pacet, menjadi satu-satunya guru di Mojokerto yang berhasil masuk di 25 besar,’’ tuturnya. 

Baca Juga: ASN dan Pensiunan Sumringah! Tahun 2026 Pemerintah Dikabarkan Tetap Salurkan Dana Tambahan, Ini Bocoran Informasinya

Tahun ini EJIES diikuti 24.727 pendaftar dengan 19.765 karya inovasi masuk tahap seleksi. Ajang tersebut melibatkan SMA, SMK, SLB, cabang dinas, UPT, hingga seluruh insan pendidikan di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 250 karya terbaik lolos tahap awal seleksi yang dilakukan Radar Jawa Pos.

’’Adapun di tahap 50 besar kemarin, ada dua guru SMK di Mojokerto dinyatakan lolos. Yakni, R. Rr. Endang Nur Setiahatiningrum dari SMKN 1 Sooko, dan Darawahyu Maretna Asmarani dari SMKS Walisongo Pacet,’’ papar dia. 

Dalam lomba yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Pos dan ITS Surabaya ini, setiap peserta mengirimkan inovasi berupa karya tulis yang tidak hanya dikemas berbentuk teknologi atau aplikasi.

Baca Juga: Persib Bandung Resmi Juara Liga 1 2026, Bobotoh Rayakan Hattrick Bersejarah 

Melainkan juga menuangkan kebijakan dan langkah strategis yang mampu menyelesaikan persoalan pendidikan. Ajang EJIES sendiri menjadi wadah penghargaan bagi insan pendidikan yang memiliki inovasi dan dedikasi tinggi dalam memajukan dunia pendidikan.

”Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Mojokerto Raya,’’ tandasnya. (oce/ris)

Editor : Imron Arlado
#Guru SMKS Walisongo #kabupaten mojokerto #pacet #ejies 2026