Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dua Hari Pelanggan PDAM Kota Mojokerto Ambil Air di Masjid

Yulianto Adi Nugroho • Rabu, 20 Mei 2026 | 06:26 WIB
DIKELUHKAN: Instalasi air di kantor Unit Produksi PDAM Maja Tirta Kota Mojokerto, Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.
DIKELUHKAN: Instalasi air di kantor Unit Produksi PDAM Maja Tirta Kota Mojokerto, Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.

 

’’Setelah dua hari ambil air ke masjid, akhirnya air PDAM nyala lagi.’’

Aprilia

Warga Kelurahan/Kecamatan Magersari

 

’’Sudah dari Minggu (17/5) banyak laporan.’’

Santoso Bekti Wibowo

Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto

 

 

Banyak Laporan, Dewan Kota Bakal Sidak PDAM Maja Tirta

KOTA - Layanan PDAM atau Perumdam Maja Tirta yang kerap dikeluhkan pelanggan menjadi perhatian DPRD Kota Mojokerto. Kalangan legislatif mengaku bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) lantaran air sering mati. 

Distribusi air PDAM mengalami gangguan akibat trafo pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Wates di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, terbakar pada Minggu (17/5). Kerusakan itu menyebabkan pasokan air ke pelanggan mati total selama dua hari. 

Kemarin (19/5) pagi, distribusi air baru kembali normal seiring tuntasnya proses perbaikan komponen. ’’Setelah dua hari ambil air ke masjid, akhirnya air PDAM nyala lagi,’’ tutur Aprilia, warga Kelurahan/Kecamatan Magersari, kemarin.

Gangguan distribusi air tak sekali ini terjadi. Warga mengungkapkan setidaknya sebulan sekali, PDAM pasti mengalami gangguan. ’’Awal bulan ini juga sempat mati, katanya ganti trafo baru, eh sekarang mati lagi karena trafonya gangguan. Masalah kalau bukan karena trafo ya pipa, begitu terus,’’ cetus Yudi, pelanggan lain di Kecamatan Kranggan, kemarin (19/5). 

Keluhan soal layanan PDAM itu rupanya juga sampai ke telinga DPRD. Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo mengatakan, dirinya menerima laporan dari warga sejak aliran air PDAM mati. ’’Sudah dari Minggu (17/5) banyak laporan,’’ kata politikus PDI Perjuangan itu, kemarin (19/5). 

Guna menindaklanjuti keluhan masyarakat, Santoso menyatakan bakal turun ke lapangan. Dirinya akan melakukan sidak ke PDAM untuk mengetahui persoalan yang terjadi, sehingga distribusi air ke pelanggan kerap mengalami gangguan. ’’Nanti kita sidak,’’ ujarnya. 

Sebelumnya, Direktur Perumdam Maja Tirta Bambang Ribut Sugiatmono mengakui layanan PDAM kembali mengalami gangguan sejak Minggu (17/5). Dirinya menargetkan distribusi air kembali normal pada Senin (18/5) malam. Menurut Bambang, gangguan terjadi karena sekring trafo di IPA Wates terbakar. Komponen tersebut sebetulnya baru diganti pada Senin (4/5). Saat itu, penggantian trafo dilakukan karena masalah serupa. Kini, trafo yang baru kembali rusak. ’’Sekarang terbakar lagi,’’ tuturnya, Senin (18/5). (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pdam maja tirta kota mojokerto #pdam macet #pdam kota mojokerto