KOTA - Kondisi tanggul Sungai Brangkal di Lingkungan Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, kian parah. Pasalnya, sejak ambrol tiga bulan lalu, plengsengan tak kunjung diperbaiki.
Warga menyatakan titik kerusakan tanggul yang berada di balik permukiman warga Sinoman Gang 8 itu semakin luas. Satu per satu material dinding plengsengan rontok seiring gerusan air sungai.
Kondisi tersebut juga menyebab tanah tanggul yang tergerus semakin dalam. ”Kelihatannya semakin parah, soalnya sudah dari Maret lalu,” tutur Wahyu Aji, warga di sekitar lokasi, kemarin (18/5).
Tanggul di dekat Dam Tlusur itu mengalami ambrol pada 15 Maret lalu. Tanggul sepanjang sepuluh meter dan tinggi tiga meter longsor akibat tersapu derasnya debit sungai. Kerusakan dinding sungai yang berisiko memicu banjir itu langsung dilaporkan ke dinas terkait dengan harapan segera mendapat penanganan. Namun, hingga kini tanggul yang longsor belum juga diperbaiki.
Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Basuki Ismail mengatakan ambrolnya tanggul Sungai Brangkal dan Sungai Sadar sudah dilaporkan ke BBWS Brantas. Pihaknya juga melapor ke Dinas PU SDA Provinsi Jatim dan Perum Jasa Tirta I.
Kerusakan tanggul disampaikan ke tiga instansi tersebut sebagai pemilik kewenangan. ”Semua kerusakan tanggul sudah kami laporkan dengan berkirim surat agar segera ada penanganan,” tandasnya pada akhir April lalu. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah