KABUPATEN - Satlantas Polres Mojokerto menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) selama momen libur panjang akhir pekan ini. Salah satunya dengan memberlakukan pengalihan arus di titik jalur yang rawan terjadi penumpukan kendaraan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto Ipda Giri Setyo Abdi mengungkapkan, penerapan rekayasa lalin difokuskan pada perlintasan jalur nasional dan provinsi di wilayah Kecamatan Mojosari. Terutama di simpang tiga Kelenteng Hiap Thian Kiong dan Taman Kota Mojosari. ’’Kami berlakukan secara situasional, jadi kalau kondisinya sudah tidak memungkinkan akan diterapkan rekayasa jalur,’’ ungkapnya, kemarin (15/5).
Giri mengatakan, rekayasa lalin diberlakukan melalui skema pengalihan arus. Pada situasi dan jam tertentu, polisi bakal menutup salah satu ruas jalur agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik simpang tiga. ’’Karena kalau volume kendaraan padat akan terjadi crossing, apalagi juga ada pasar tradisional,’’ tuturnya.
Karena itu, rekayasa lalin bakal diterapkan selama masa libur panjang sampai akhir pekan ini. Terlebih, ungkap Giri, kepadatan volume kendaraan juga dipicu akibat proyek perbaikan di ruas jalan Desa Awang-Awang-Ngoro yang saat ini masih dalam tahap pekerjaan.
Akibatnya, mobil barang yang biasanya melewati jalur alternatif tersebut kini melintasi jalur di kawasan Kota Mojosari. ’’Makanya kami lakukan rekayasa arus agar tidak terjadi kemacetan panjang. Itu pun berdasarkan jam-jam yang rawan kepadatan,’’ pungkasnya. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah