Terjunkan TRC dan Siapkan Ribuan Bohlam Cadangan
KABUPATEN - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto menerima banyak aduan terkait lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam. Untuk penanganan, tim reaksi cepat (TRC) diterjunkan dan menyiapkan ribuan bohlam cadangan.
Kabid Prasarana Lalu Lintas dan Perparkiran DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Adi Mahendarto mengatakan, banjir pengaduan terkait PJU terdiri dari bermacam laporan. Namun, paling banyak terkait aduan lampu penerangan yang mati maupun rusak. ”Laporan masih ada terus yang masuk,” ungkapnya, kemarin (12/5).
Karena menyangkut keselamatan pengguna jalan, Adi menyebut setiap aduan yang dilaporkan telah diakomodir. Namun, karena jumlah personel yang terbatas, tindaklanjut dilakukan secara bertahap sesuai jadwal dan prioritas penerangan. ”Yang padam kami lakukan penggantian sampai sekarang,” imbuhnya.
Dari 18 wilayah kecamatan, DPRKP2 memiliki 16 personel yang tergabung dalam tim TRC. Demikian dengan armada skylift yang juga masih tersedia 4 unit untuk membantu perbaikan PJU. Terkait kebutuhan material, Adi mengatakan masih mencukupi setelah pengadaan sebanyak 2.020 bohlam cadangan.
”Jadi, selagi pagunya masih ada, penggantian akan terus kami lakukan secara bertahap,” ulasnya. Di sisi lain, penggantian bohlam juga dilakukan sebagai upaya untuk menekan biaya tagihan listrik. PJU yang sebelumnya berkekuatan 250 watt, kini diganti dengan lampu berdaya 150 watt. ”Jadi, untuk efisensi juga,” pungkas dia. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah