KUTOREJO - Paket proyek pembangunan jembatan di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mulai dilelang. Akses penghubung yang sempat terputus akibat diterjang arus ini bakal segera dibangun ulang secara permanen.
Paket proyek yang dinaungi Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto ini telah diajukan pengadaan melalui katalog elektronik (e-katalog) konstruksi. Pembangunan akses vital yang menghubungkan Dusun Wonokerto dan Dusun Sumberkembar, Desa Wonodadi, ini dialokasikan dengan pagu anggaran sekitar Rp 3 miliar dari APBD 2026. ’’Sekarang sedang proses pengadaan,’’ ungkap Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya, kemarin (12/5).
Melalui metode pengadaan mini kompetisi, paket proyek pembangunan jembatan diperkirakan akan rampung di akhir Mei ini. Sesuai jadwal, mulai besok tahapan mulai memasuki proses evaluasi dan klarifikasi penawaran. Selanjutnya akan langsung dilanjutkan dengan penunjukan pemenang dan tanda tangan surat perjanjian alias kontrak. Jika tidak terdapat kendala, maka pelaksanaan pekerjaan dapat digulirkan mulai bulan depan. ’’Insya Allah Juni sudah pelaksanaan,’’ imbuhnya.
Untuk diketahui, jembatan di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo sebelumnya ambruk akibat tergerus arus sungai pada pada November 2025 lalu. Agar tetap bisa dilalui, Pemkab Mojokerto memasang akses darurat dengan menggunakan jembatan bailey. Namun, jembatan semi permanen dengan panjang bentangan sepanjang 25 meter tersebut hanya bersifat sementara. Sehingga tahun ini bakal disentuh pekerjaan konstruksi secara permanen untuk kembali menghubungkan akses antardesa ini. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah