Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Proyek Jembatan Wonodadi Rp 3 Miliar Dilelang, Pemkab Mojokerto Targetkan Mulai Dikerjakan Bulan Depan

Rizal Amrulloh • Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB
BERSIFAT SEMENTARA: Pengguna jalan melintasi jembatan bailey yang jadi akses darurat melewati Sungai Sumberkembar, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. (Sofan JPRM)
BERSIFAT SEMENTARA: Pengguna jalan melintasi jembatan bailey yang jadi akses darurat melewati Sungai Sumberkembar, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. (Sofan JPRM)

KUTOREJO - Paket proyek pembangunan jembatan di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mulai dilelang. Akses penghubung yang sempat terputus akibat diterjang arus ini bakal segera dibangun ulang secara permanen.

Paket proyek yang dinaungi Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto ini telah diajukan pengadaan melalui katalog elektronik (e-katalog) konstruksi. Pembangunan akses vital yang menghubungkan Dusun Wonokerto dan Dusun Sumberkembar, Desa Wonodadi, ini dialokasikan dengan pagu anggaran sekitar Rp 3 miliar dari APBD 2026. ’’Sekarang sedang proses pengadaan,’’ ungkap Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya, kemarin (12/5).

Melalui metode pengadaan mini kompetisi, paket proyek pembangunan jembatan diperkirakan akan rampung di akhir Mei ini. Sesuai jadwal, mulai besok tahapan mulai memasuki proses evaluasi dan klarifikasi penawaran. Selanjutnya akan langsung dilanjutkan dengan penunjukan pemenang dan tanda tangan surat perjanjian alias kontrak. Jika tidak terdapat kendala, maka pelaksanaan pekerjaan dapat digulirkan mulai bulan depan. ’’Insya Allah Juni sudah pelaksanaan,’’ imbuhnya.

Untuk diketahui, jembatan di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo sebelumnya ambruk akibat tergerus arus sungai pada pada November 2025 lalu. Agar tetap bisa dilalui, Pemkab Mojokerto memasang akses darurat dengan menggunakan jembatan bailey. Namun, jembatan semi permanen dengan panjang bentangan sepanjang 25 meter tersebut hanya bersifat sementara. Sehingga tahun ini bakal disentuh pekerjaan konstruksi secara permanen untuk kembali menghubungkan akses antardesa ini. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#proyek jembatan mojokerto #proyek jembatan wonodadi #proyek pemkab mojokerto