Pemkab Bakal Pasang Pengaman Otomatis Tahun Ini
MOJOANYAR - Pemkab Mojokerto bakal meningkatkan sistem pengamanan di perlintasan sebidang kereta api (KA). Utamanya di jalur perlintasan langsung (JPL) 39 Wonoayu, Kecamatan Mojoanyar, yang belum memiliki palang pintu otomatis.
Dari empat perlintasan sebidang kereta api (KA) di Kabupaten Mojokerto, JPL Wonoayu menjadi satu-satunya perlintasan yang belum dilengkapi pengaman otomatis. Hingga kini, palang pintu masih dioperasikan secara manual oleh petugas jalan lintasan (PJL). ’’Kondisi sekarang yang belum ada palang pintunya sudah kami siapkan petugasnya. Pakai manual dulu sama personel penjaga 24 jam,’’ terang Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Barang (LLAJ) DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Setyo Budi, kemarin (1/5).
Dia menjelaskan, penjagaan perlintasan sebidang dilakukan oleh enam personel. Masing-masing terbagi menjadi tiga sif untuk mengoperasikan palang pintu selama sehari penuh. Karena belum memiliki sistem pengamanan, maka perlintasan sebidang yang berada di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, ini digunakan secara terbatas. Yakni, khusus untuk pengendara motor dan pesepeda saja. ’’Karena belum ada palang pintunya, sementara dipakai roda dua saja,’’ tandasnya.
Tahun ini, sebut Setyo, Pemkab Mojokerto berencana untuk meningkatkan sistem pengamanan lalu lintas di JPL Wonoayu. Yakni, dengan mengadakan palang pintu otomatis sekaligus pos penjagaan. ’’Tinggal menunggu anggaran palang pintu dan pos penjaganya, insya Allah tahun ini dari pemda,’’ imbuhnya.
Dengan begitu, maka seluruh perlintasan sebidang KA yang melintasi wilayah Kabupaten Mojokerto telah memiliki standar pengamanan untuk mencegah kecelakaan. Selain Wonoayu, perlintasan sebidang dengan palang pintu terdapat di JPL 38 Damarsi, Kecamatan Mojoanyar, serta JPL 52 Bicak dan JPL 53 Balongwono, Kecamatan Trowulan. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah