Dishub dan Polisi Ramp Check di Terminal Kertajaya
KOTA - Petugas gabungan Dishub Jatim dan Satlantas Polres Mojokerto Kota meminta para sopir bus AKDP dan AKAP untuk tetap mengutamakan keselamatan penumpang. Terutama dengan tidak berkendara ugal-ugalan dan ngeblong di jalan raya.
Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid menuturkan, hal penting bagi operator angkutan umum tersebut disampaikan petugas saat menggelar ramp check di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Jumat (24/4) lalu. ’’Kita lakukan pembinaan itu pada para sopir bus antarkota. Supaya tetap tertib, karena baru-baru ini viral di medsos bus yang ugal-ugalan dan ngeblong,’’ sebutnya, kemarin (28/4).
Menurutnya, saat ini belum kedapatan sopir bus ugal-ugalan di Mojokerto. Tetapi, lanjut Yazid, ruas Jalan Raya Bypass Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, jadi titik rawan bus antarkota ngeblong atau memaksa menyalip kendaraan lain dengan masuk ke jalur lawan secara ugal-ugalan. ’’Saat ini sudah tidak ada yang ngeblong. Kalau dahulu memang cukup sering, terutama di area perlintasan kereta api Gunung Gedangan,’’ ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, petugas turut melakukan ramp check pada angkutan antarkota tersebut. Sedikitnya, tujuh armada bus diperiksa secara acak. Mulai dari kelengkapan administrasi hingga fungsi komponen kendaraan seperti sistem pengereman, kondisi ban hingga lampu. ’’Semuanya laik jalan dan administrasinya juga lengkap, tidak ada yang ditindak,’’ ujar Yazid.
Inspeksi pada kendaraan umum ini, tambah Yazid, merupakan kegiatan rutin petugas gabungan. Tujuannya, tak lain untuk meminimalisir kecelakaan yang melibatkan armada bus berikut meningkatkan kesadaran operator angkutan dalam memprioritaskan keselamatan penumpang. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah