Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Keberangkatan Puluhan CJH Asal Kota dan Kabupaten Mojokerto Terpencar dari Rombongan

Farisma Romawan • Selasa, 28 April 2026 | 11:27 WIB

 

FASILITAS IBADAH: Petugas Kemenhaj Kabupaten Mojokerto menata koper calon jemaah haji (CJH) di aula MAN 2 Mojokerto, kemarin (14/4). Sedianya gelombang keberangkatan CJH kabupaten ke Tanah Suci tersebut dijadwalkan bulan Mei mendatang. (Sofan JPRM)
FASILITAS IBADAH: Petugas Kemenhaj Kabupaten Mojokerto menata koper calon jemaah haji (CJH) di aula MAN 2 Mojokerto, kemarin (14/4). Sedianya gelombang keberangkatan CJH kabupaten ke Tanah Suci tersebut dijadwalkan bulan Mei mendatang. (Sofan JPRM)

 

MOJOKERTO RAYA – Tak kurang dari 21 calon jemaah haji (CJH) terpaksa terpencar dan berangkat lebih awal dari rombongan besar jemaah haji Kota dan Kabupaten Mojokerto. Mereka terpaksa digabung dengan rombongan CJH daerah lain setelah terjadi perubahan jadwal penerbangan pesawat. Perubahan ini berdasarkan surat kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jawa Timur Nomor S-751/KW.16/PL/2026. 

Dalam keterangannya, perubahan jadwal tersebut turut berimbas pada perubahan komposisi penerbangan. Bahkan, terdapat beberapa CJH yang harus terpencar sendirian dan tergabung dengan rombongan daerah lain. Seperti CJH Kabupaten Mojokerto di kloter 50 yang bercampur dengan Kota Surabaya dan berangkat lebih awal pada 4 Mei. 

Ada pula 4 CJH kota yang tergabung di kloter 54 bergabung dengan rombongan besar jemaah haji Sidoarjo dan bertolak ke Tanah Suci pada 5 Mei. Kemudian 1 CJH kabupaten yang tergabung di kloter 60 dan 10 CJH di kloter 63 bersama rombongan haji Jombang. 

Terakhir, masing-masing 2 CJH terpencar di kloter 65 dan 66 tergabung bersama rombongan besar Kabupaten Mojokerto. ’’Ada revisi jadwal kloter embarkasi Surabaya (SUB) karena adanya perubahan jadwal pesawat,’’ terang Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Mojokerto M. Hilmi Faqih, kemarin (27/4).

Meski terpencar, Hilmi mengklaim persoalan tersebut tak banyak menghambat proses ibadah para jemaah haji. Sebab, mereka tetap akan dipandu oleh petugas haji yang ditunjuk. Bahkan, mereka masih memiliki kesempatan untuk berkumpul bersama rombongan besar jemaah haji Kota dan Kabupaten Mojokerto. Mengingat, perubahan jadwal penerbangannya yang tidak terpaut jauh. ’’Masih di sekitar antara kloter 50 sampai 65 dan masuk di gelombang kedua penerbangan,’’ tandasnya.

Sebelumnya, 1.215 CJH Kabupaten Mojokerto berangsur-angsur akan diterbangkan ke Saudi mulai 6 Mei nanti. Mereka akan berangkat pada gelombang kedua, dengan lima kelompok penerbangan (kloter) berbeda. Dimulai dari kloter 63 dengan 10 CJH dan tergabung bersama rombongan asal Kabupaten Jombang. 

Lalu, kloter 64, 65, dan 66 yang akan diisi rombongan penuh CJH Kabupaten Mojokerto, dengan masing-masing kloter diisi 374 CJH. Terakhir, kloter 67 yang menyertakan 83 CJH, bergabung dengan 291 CJH asal Sampang. (far/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#keberangkatan calon haji #Calon Jemaah Haji #haji mojokerto #cjh mojokerto #haji 2020