Cegah Fatalitas Kecelakaan Rem Blong
PACET - Puluhan relawan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto merevitalisasi jalur penyelamat rest area Sendi, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (26/4) pagi. Benteng sekam yang mulai terkikis kendaraan rem blong ditata ulang agar kembali maksimal mengantisipasi fatalitas kecelakaan di jalur tengkorak Pacet-Cangar.
Proses penebalan dinding sekam dilakukan secara manual oleh para relawan. Mereka tidak menambah sekam baru, melainkan mengemas ulang kulit gabah yang ada pada benteng penyelamat saat ini ke dalam karung baru. ’’Dinding sekam kondisinya sekarang kurang bagus. Karungnya lapuk karena sering diterjang kendaraan rem blong,’’ ujar Saiful Anam, ketua PC LPBI-NU yang tergabung dalam FPRB Kabupaten Mojokerto, di lokasi.
Ia menyebut, para relawan tidak sendirian dalam melangsungkan kegiatan ini. BPBD Kabupaten Mojokerto dan UPT PJJ Mojokerto DPU Bina Marga Provinsi Jatim turut mendukung dengan mendatangkan 350 karung anyar. ’’Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 juga,’’ terangnya.
Anam menagaskan, agar masyarakat dan pengguna jalan Pacet-Cangar mengutamakan keselamatan dan mewaspadai kecelakaan selama melintas di jalur turunan ekstrem tersebut. Sebab, jalur alternatif Mojokerto-Batu itu kerap terjadi kecelakaan akibat rem blong. ’’Pada prinsipnya, fungsi dinding sekam ini untuk mengurangi risiko fatalitas kecelakaan karena rem blong,’’ tandas Anam.
Kegiatan serupa sebelumnya dilakukan relawan yang tergabung dalam FPRB Kabupaten Mojokerto pada Agustus 2025. Ketika itu, jalur penyelamat rest area Sendi jadi sasaran revitalisasi. Sebanyak 500 karung sekam didatangkan untuk mempertebal benteng penyelamat yang mulai rusak saking banyaknya menahan kendaraan rem blong. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah