Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pasca Dua Kali Insiden Tragis, Pagar Pengaman Jembatan Cangar-Pacet Mojokerto Mendesak

Rizal Amrulloh • Sabtu, 25 April 2026 | 09:50 WIB
NAHAS: Tempat kejadian perkara peristiwa penemuan jenazah pemuda asal Lumajang yang diduga terjatuh dari atas jembatan di ruas jalan Cangar-Pacet, Kamis (23/4). (Rizal JPRM)
NAHAS: Tempat kejadian perkara peristiwa penemuan jenazah pemuda asal Lumajang yang diduga terjatuh dari atas jembatan di ruas jalan Cangar-Pacet, Kamis (23/4). (Rizal JPRM)

 

KABUPATEN - Jembatan Cangar-Pacet bakal dilakukan peningkatan pengamanan pasca dua kali peristiwa penemuan jenazah dalam kurun kurang dari sebulan. Akses yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto-Kota Batu ini diwacanakan bakal dipasang pagar pengaman.

Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid mengungkapkan, terjadinya dua insiden tragis yang terindikasi akibat dugaan bunuh diri telah menjadi atensi lembaganya. Bahkan, sejak kejadian pertama pada 31 Maret lalu, dia mengatakan telah mengusulkan untuk ditambahkan rambu-rambu larangan berhenti dan beraktivitas di area jembatan. ’’Sempat mengusulkan lagi, tapi karena lokasinya ikut wilayah Batu, jadi kami koordinasikan dengan UPT LLAJ Malang,’’ tandasnya.

Yazid menyatakan, pihaknya hanya sebatas melaksanakan langkah preventif melalui imbauan tersebut. Selebihnya, peningkatan keamanan akses penghubung yang dikenal dengan jembatan kembar ini bakal dilakukan bersama lintas sektor lainnya.

Di antaranya dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim. Karena sepanjang jalur alternatif Mojokerto-Batu via Cangar ruas yang berstatus jalan provinsi. ’’Untuk jalan dan jembatan kewenangannya PU Bina Marga, kalau dari kami hanya rambu-rambu saja,’’ imbuhnya.

Dan, jelas dia, sebelum tragedi maut terulang lagi untuk kedua kalinya, jembatan di ruas Cangar-Pacet sedianya sudah diwacanakan bakal disentuh penambahan fasilitas. Rencananya, kedua sisi jembatan bakal dipasang pagar pengaman dari UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) DPU Bina Marga Jatim. ’’Sudah dibahas UPT PJJ, rencana mau dikasih besi ram-raman atau semacam pengaman,’’ sebutnya.

Namun, terkait realisasi pelaksanaan belum dapat dipastikan kapan. Kendati demikian, berbagai upaya juga telah dilakukan agar sarana penghubung ini steril. Selain patroli gabungan dengan patugas Tahura Raden Soerjo, di sepanjang ruas jembatan juga telah diberi marka kuning zigzag sebagai tanda larangan keras bagi kendaraan untuk parkir dan berhenti. ’’Jadi sebenarnya sudah kami batasi,’’ pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, seorang pemuda berinisial DPW, 24, ditemukan tewas di dasar jurang, Kamis (23/4). Warga asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ini diduga terjatuh dari jembatan Cangar. Peristiwa tragis ini hanya berselang kurang dari sebulan pasca insiden serupa yang terjadi pada Selasa (31/3) lalu. Pemuda berinisial MA, 24, asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bawah jembatan. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jembatan cangar #bunuh diri #jembatan mojokerto #bunuh diri akibat depresi