’’Tingginya arus kedatangan dan keberangkatan ini mencerminkan peran strategis Stasiun Mojokerto sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Daop 8 Surabaya,’’
Mahendro Trang Bawono
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya
Naik 16 Persen dari 2025
KOTA - Penumpang kereta api (KA) di Stasiun Mojokerto melonjak 13 ribu orang selama tiga bulan pertama tahun ini. Jumlah tersebut naik 16 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Arus mudik Lebaran mendongkrak peningkatan pengguna moda transportasi KA secara signifikan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, jumlah penumpang KA di Stasiun Mojokerto sepanjang triwulan pertama 2026 dari periode Januari hingga Maret mencapai 98.027 orang. Angka ini meningkat 16 persen atau 13.850 orang dari periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 84.177 pelanggan.
’’Tingginya arus kedatangan dan keberangkatan ini mencerminkan peran strategis Stasiun Mojokerto sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Daop 8 Surabaya,’’ tuturnya, kemarin (18/4).
Pengguna KA selama tiga bulan pertama 2026 ini didominasi penumpang dari luar daerah yang turun di Stasiun Mojokerto. Jumlahnya mencapai 49.859 orang, sedangkan penumpang yang naik menuju luar daerah sebanyak 48.168 orang.
Baca Juga: Angkutan Lebaran 2026, Penumpang Kereta di Mojokerto Naik Lima Ribu Orang
Mahendro menjelaskan, grafik penumpang secara bulanan juga menunjukkan tren positif. Pada Januari lalu, Stasiun Mojokerto melayani 31.667 pelanggan (15.128 berangkat dan 16.539 tiba). Selanjutnya, pada Februari tercatat 23.934 pelanggan (11.681 berangkat dan 12.253 tiba).
Sementara itu, pada Maret terjadi peningkatan signifikan dengan total 42.426 pelanggan (21.359 berangkat dan 21.067 tiba). ’’Hal ini seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran,’’ tuturnya.
Khusus masa angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung 11 Maret (H-10) sampai 1 April (H+10), Stasiun Mojokerto dipadati sebanyak 37.200 penumpang yang terdiri dari 18.909 penumpang berangkat dan 18.291 penumpang datang. Jumlah ini bahkan meningkat 13 persen dibandingkan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 32.825 orang.
’’Peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Mojokerto pada triwulan I 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat,’’ ujarnya. Mahendro menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan di stasiun maupun selama perjalanan.
Baca Juga: PT KAI Daops 8 Larang Warga Mojokerto Raya Ngabuburit di Sekitar Perlintasan Rel Kereta Api
Tingginya mobilitas masyarakat di Mojokerto dan sekitarnya, lanjut Mahendro, menjadi peluang bagi KAI untuk memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
’’Sebagai bagian dari strategi berkelanjutan, KAI Daop 8 Surabaya akan terus menghadirkan inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, termasuk kemudahan akses, peningkatan fasilitas, serta penguatan integrasi antarmoda,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah