Lantai Keramik Pecah, Tangga Alami Keretakan
KOTA - Hanya Hesta dan anaknya yang menjadi pengunjung kolam renang Pemandian Sekarsari, Jalan Empunala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kemarin (16/4).
Dia mengaku prihatin dengan kondisi salah satu ikon wisata milik Pemkot Mojokerto ini. ”Sayang sekali, fasilitasnya bagus tapi sangat sepi. Padahal, ini lokasinya strategis di tengah kota,” ujar Hesta.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat masyarakat enggan untuk berkunjung. Salah satu yang paling krusial adalah minimnya variasi wahana permainan air. Padahal, tiket masuknya Rp 15.000 per orang. Selain itu, pengunjung juga mengeluhkan sulitnya mencari makanan di area wisata karena sangat sedikit pedagang yang berjualan.
Baca Juga: Pemandian Sekarsari Kota Mojokerto Tak Beroperasi Optimal
”Perlu ada pembenahan. Wahana air harus ditambah agar anak-anak tidak bosan. Selain itu, stan makanan juga harus dihidupkan kembali. Kalau lapar susah cari makan di dalam, orang jadi malas berkunjung,” tambahnya.
Area wisata milik pemkot tersebut tengah menjadi sorotan publik. Selain sepi pengunjung, juga terdapat kerusakan di beberapa bagian. Di antaranya keramik lantai pecah dan keretakan di tangga.
Warga juga menyayangkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor objek wisata yang dilengkapi menara Tribuana Tunggadewi dan kapal Majapahitan di dalamnya ini. Karena dinilai belum sebanding dengan anggaran yang pernah dikeluarkan pemkot sebesar Rp 18,2 miliar. (fan/ris)
Editor : Fendy Hermansyah