Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kemenhaj Bagikan Koper CJH Kabupaten Mojokerto

Farisma Romawan • Rabu, 15 April 2026 | 08:05 WIB
FASILITAS IBADAH: Petugas Kemenhaj Kabupaten Mojokerto menata koper calon jemaah haji (CJH) di aula MAN 2 Mojokerto, kemarin (14/4). Sedianya gelombang keberangkatan CJH kabupaten ke Tanah Suci tersebut dijadwalkan bulan Mei mendatang. (Sofan JPRM)
FASILITAS IBADAH: Petugas Kemenhaj Kabupaten Mojokerto menata koper calon jemaah haji (CJH) di aula MAN 2 Mojokerto, kemarin (14/4). Sedianya gelombang keberangkatan CJH kabupaten ke Tanah Suci tersebut dijadwalkan bulan Mei mendatang. (Sofan JPRM)

 

Terdiri Empat Jenis, Beban Total Dibatasi 

KABUPATEN - Kurang tiga pekan jelang keberangkatan, 1.215 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto terus disibukkan dengan persiapan yakni barang bawaan yang paling dibutuhkan selama 40 hari menjalani rukun ibadah haji. Untuk memudahkan CJH, Kemenhaj mulai membagikan koper untuk mengemasi barang bawaan.

Kemarin (14/4), 1.215 paket koper dan tas telah dibagikan kepada CJH melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Masing-masing CJH akan mendapat empat jenis koper dan tas, mulai koper bagasi, koper kabin (tenteng), tas paspor, dan tas sandal.

’’Sudah mulai dibagikan dan didistribusikan sesuai dengan data masing-masing KBIH,’’ ujar Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Mojokerto M. Hilmi Faqih. 

Baca Juga: Penerbangan CJH Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat, Paspor dan Biovisa bagi 1.141 CJH Kabupaten Mojokerto Tuntas

Namun, Hilmi mengimbau kepada setiap CJH agar membawa barang-barang yang sewajarnya untuk kebutuhan selama di Tanah Suci. Itu seperti, dokumen administrasi (paspor, visa, buku kesehatan) pakaian ihram, pakaian harian nyaman, obat-obatan, peralatan mandi, dan perlengkapan penunjang seperti payung, kacamata hitam, serta botol minum. Di luar itu, dia tidak menyarankan untuk dibawa karena akan menyulitkan CJH.

Untuk mengontrolnya, setiap koper dibatasi bebannya, yakni 32 kilogram (kg) untuk koper besar dan 7 kg untuk koper tenteng. Lebih dari beban tersebut, koper diminta dibongkar untuk dikurangi barang bawaan yang tidak penting. ’’Bentuk koper dan tas dipastikan presisi. Sehingga beban barang sesuai dengan batas maksimal yang ditentukan,’’ tandasnya.

Baca Juga: CJH Mojokerto Bakal Terpisah Jadi Enam Kloter

Sesuai jadwal, 1.215 CJH Kabupaten Mojokerto dijadwalkan berangsur-angsur terbang ke Tanah Suci mulai 6 Mei nanti. Mereka akan berangkat pada gelombang kedua, dengan lima kelompok penerbangan (kloter) berbeda. Dimulai dari kloter 63 dengan 10 CJH Mojokerto akan tergabung dengan rombongan besar Kabupaten Jombang.

Lalu, kloter 64, 65, dan 66 akan diisi rombongan penuh CJH Kabupaten Mojokerto, dengan masing-masing kloter diisi 374 CJH. Terakhir, kloter 67 yang menyertakan 83 CJH, bergabung dengan 291 CJH asal Sampang. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#koper cjh mojokerto #Haji 2026 #cjh mojokerto #kemenhaj mojokerto