Masuk Musim Kemarau, Potensi Kebakaran di Mojokerto Meningkat

Martda Vadetya • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 10:38 WIB
TAK TERSISA: Rumah milik Markonah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, ludes terbakar, Sabtu (4/4) malam. (Martda JPRM)
TAK TERSISA: Rumah milik Markonah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, ludes terbakar, Sabtu (4/4) malam. (Martda JPRM)

 

 

 

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

KABUPATEN - Insiden kebakaran rumah warga di Desa Penimpo, Kecamatan Jetis, yang menewaskan seorang penderita stroke menjadi perhatian banyak pihak. BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau agar masyarakat mewaspadai peningkatan potensi kebakaran di musim kemarau. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menuturkan, saat ini wilayah Mojokerto mulai memasuki musim kemarau. Hal ini menjadi salah satu faktor meningkatnya potensi kebakaran. ’’Kemarau yang panasnya cukup ekstrem ini berpengaruh terhadap kebakaran rumah ataupun lahan,’’ sebutnya, kemarin (6/4).

Sehingga, kata dia, masyarakat diminta waspada terhadap potensi kebakaran yang membayangi. Rinaldi menyatakan, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kebakaran hunian. Pertama, memastikan keamanan instalasi listrik dengan memakai komponen ber-SNI. Serta tidak menumpuk stop kontak dan mengganti kabel yang terkelupas. 

Di samping itu, mencegah kebocoran gas elpiji dengan memastikan selang berikut regulator kompor juga dinilai penting. ’’Jangan menyalakan kompor atau sumber api terbuka lainnya tanpa pengawasan, pastikan padam setelah digunakan,’’ imbuh mantan kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, ini. 

Pihaknya mengimbau masyarakat melapor ke layanan darurat 112 jika terjadi kebakaran agar segera ditangai petugas. Sebelumnya, rumah milik Markonah, 53, di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, terbakar hebat, Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 19.30. 

Rumah berbahan gedek seluas 6 x 8 meter persegi berikut isinya ludes dilalap api. Dua motor dan dua sepeda angin yang terparkir di rumah korban tinggal kerangka. Markonah yang menderita stroke bahkan tewas terjebak api di dalam kamarnya. Diduga, kebakaran dipicu bara obat nyamuk bakar yang disulut di dekat kasur korban yang saat itu sedang terlelap. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
bpbd kabupaten mojokerto kebakaran mojokerto kebakaran ruangan ditreskrimsus musim kemarau