Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cuaca Ekstrem, DPUPR Mojokerto Siagakan Empat Alat Berat dan Dua Tim Reaksi Cepat

Khudori Aliandu • Minggu, 29 Maret 2026 | 12:19 WIB
DITANGANI: Tanggul Sungai Sadar yang kritis di Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar dapat penanganan darurat dari Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto.
DITANGANI: Tanggul Sungai Sadar yang kritis di Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar dapat penanganan darurat dari Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto.

SEMENTARA itu, cuaca ekstrem yang masih berlangsung belakangan ini membuat Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto harus menyiagakan alat berat dan tim gerak cepat. Hal itu sebagai penanganan cepat pembersihan sumbatan sampah di bendung hingga dan perbaikan tanggul kritis dan jebol yang berakibat banjir.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Rois Arif Budiman, mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan mengharuskan dinas PUPR siap siaga di libur Lebaran tahun ini. Sejumlah personil dan alat berat turut standby untuk melakukan penanganan darurat di lapangan. ’’Ada 2 tim harus siaga 24 jam, sedangkan untuk alat berat masih ada 4 unit yang standby,’’ ungkapnya.

Tim yang standby ini tak lain sebagai tim reaksi cepat untuk penanganan darurat di musim hujan ekstrem yang berpotensi masih berlangsung. Mereka bisa melakukan penanganan pembersihan sumbatan sampah di bendung ataupun penanganan darurat tanggul kritis dan jebol yang belakangan sudah dipetakan. ’’Dan Alhamdulillah, kami barusan menyelesaikan perbaikan tanggul Sungai Sadar yang kritis dan tergerus di Desa Jumeneng. Antisipasi biar tidak sampai jebol yang bisa berakibat beberapa desa terendam banjir kita benahi darurat dengan alat berat,’’ tegasnya.

Sejauh ini ada tiga titik yang menjadi atensi tim. Selain tanggul sunagi sadar tersebut, juga ada tanggul jebol Sungai Sumber Kembar, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari yang belakangan menagkibatkan banjir ke pemukiman warga. ’’Sebagai tindak lanjut, saat ini proses droping material dan pengisian sandbag,’’ tuturnya.

Selanjutnya ada tanggul jebol Sungai Sumber Glogok Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari. ’’Tanggul ini juga sudah kita survey bersama BBWS dan lanjut nanti akan dilakukan penanganan,’’ tambah Rois menegaskan.

Di lain sisi, Dinas PUPR juga memberi atensi terhadap sejumlah bendung yang berpotensi dapat kiriman sampah dari hulu. Meliputi, Bendung Pudaksari, Bendung Sumbertebu, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Bendung Ngarjo dan Sadar, Kecamatan Mojoanyar. ’’Makanya kita harus siaga, kalau sampai telat risikonya tersumbat dan jadi penyebab banjir. Jadi meski libur Lebaran, teman-teman tidak kenal waktu, selalu siap sewaktu-waktu jika ada persoalan di lapangan,’’ jelasnya.

Selain berpotensi banjir ke permukiman warga, jika dibiarkan sumbatan sampah dalam waktu lama juga berpotensi merusak infrastruktur yang sebelumnya sudah dibangun. ’’Selain banjir ke permukiman, bisa menyebabkan rusaknya infrastruktur sumber daya air baik bendung maupun saluran,’’ bebernya.

Sebagai penanganan cepat belakangan membuat dinas PUPR pun harus siagakan personil dan alat berat. Langkah ini sekaligus memberikan kepastian dan kenyamanan terhadap masyarakat Kabupaten Mojokerto agar tidak dihantui banjir luapan air sungai akibat sumbatan sampah di tengah menyambut momentum Lebaran tahun ini. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#cuaca ekstrem mojokerto #dpupr kabupaten mojokerto #dpupr mojokerto #cuaca ekstrem