Pengamanan Libur Lebaran dan Operasi Ketupat 2026
KOTA - Pengamanan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota selama libur Lebaran ditingkatkan. Hal ini seiring diberlakukannya Operasi Ketupat Semeru 2026.
Dalam operasi terpusat yang berlangsung kurun 13-25 Maret ini ratusan petugas gabungan disiagakan. Sedikitnya, 172 personel Polres Mojokerto Kota dikerahkan dalam peningkatan pengamanan. Termasuk, dua Tim Urai Satlantas untuk mencegah sekaligus menanggulangi terjadinya kemacetan selama masa mudik dan balik lebaran. ’’Total ada 256 personel gabungan yang disiagakan. Selain unsur Polri, juga TNI, Dishub, Jasa Marga, Satpol PP, BPBD, Dinkes, serta PMI,’’ terang Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto.
Selama 13 hari operasi berlangsung, seluruh personel disiagakan di empat pos untuk melayani masyarakat selama 24 jam penuh. Pos tersebut meliputi 1 Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto, 1 Posyan di Simpang Sekarputih serta 2 Pos Pengamanan (Pospam) di Exit Tol Gedeg dan Jembatan Gajah Mada Utara.
Sejumlah pos ini didirikan tak lain di untuk menunjang operasional petugas selama pengamanan pada libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Selain mengawasi kelancaran arus lalu lintas, petugas turut difokuskan untuk mengamankan kawasan pemukiman.
Masing-masing potensi kerawanan di pusat Kota Mojokerto hingga Utara Sungai Brantas telah dipetakan untuk ditanggulangi. ’’Pencegahan tindak kriminalitas seperti premanisme, balap liar, perkelahian antar kelompok, dilakukan dengan patroli rutin melibatkan pam swakarsa pada jam rawan,’’ beber kapolres.
AKBP Herdiawan berharap, kehadiran dan peran petugas gabungan selama dua pekan operasi berlangsung mampu memberi dampak pada masyarakat. Khususnya menyangkut keamanan dan keyamanan masyarakat yang menjalani mudik maupun liburan. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah