JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Rekaman closed circuit television (CCTV) yang memperlihatkan seorang pria tanpa busana berlari di sebuah lorong gang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Belakangan diketahui, peristiwa yang terjadi di Gang Lingkungan Pulo Wetan III, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, tersebut membuat warga resah.
Ketua RT 02, RW 01 Lingkungan Pulowetan, Kelurahan Pulorejo, M. Soleh Firman menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/3) lalu sekitar pukul 00.10. Seorang pemuda yang berlari tanpa busana alias bugil tersebut kali pertama diketahui warga yang sedang begadang. Pria yang belum diketahui identitasnya itu tampak berjalan biasa di sekitar lokasi dengan membawa pakaian di tangan.
”Menurut saksi, pelaku langsung berlari ke arah depan gang setelah ada warga yang tahu,” ungkapnya kemarin (8/3). Firman menguraikan, pria misterius itu berjalan dari arah barat lingkungan dengan menelusuri tembok rumah warga. Pelaku mendadak lari keluar gang ke arah jalan raya usai tepergok warga yang sedang begadang.
”Dia lari ke selaatan ke arah jalan raya. Sempat mengintip keluar gang dan cepat-cepat memakai pakaiannya. Setelah itu jalan biasa ke arah timur,” beber pria 47 tahun ini. Warga menduga, lanjutnya, pria misterius berumur 30 tahunan itu dijemput seorang pengendara motor seusai keluar gang dan berjalan ke timur.
Firman menyebut, sejauh ini belum ada laporan warga yang merasa dirugikan akibat peristiwa ini. Tetapi, rekaman video CCTV yang beredar membuat warga resah. Terutama para perempuan yang hendak keluar malam dan dini hari. ”Sebagian warga merasa waswas, terutama ibu-ibu yang tinggal di rumah tanpa ada laki-laki,” terangnya.
Mengantisipasi kejadian serupa, warga setempat akan meningkatkan keamanan lingkungan dengan siskamling. Termasuk membatasi kunjungan ke rumah warga saat malam hari. ”Supaya kalau ada kejadian seperti ini bisa segera diketahui dan ditangani. Karena sampai sekarang pria itu belum tahu siapa dan melakukan apa. Yang jelas bukan warga sini,” pungkas Firman. (vad/ris)
Editor : Imron Arlado