DPRKP2 Terjunkan TRC untuk Penggantian dan Peremajaan
KABUPATEN - Jelang kesiapan arus mudik Hari Raya Lebaran 2026, penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Mojokerto dilakukan pemeliharaan. Sejumlah ruas jalan protokol dan jalur wisata menjadi sasaran prioritas perbaikan dan peremajaan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto mengatakan, tim reaksi cepat (TRC) diterjunkan untuk melakukan pemeliharaan PJU.
Dari total 45 ribu titik lampu yang tersebar se-Kabupaten Mojokerto, penanganan difokuskan dengan skala prioritas di beberapa ruas jalan. ’’Menghadapi musim Lebaran, penanganan PJU kami prioritaskan di ruas-ruas jalan yang LHR (lalu lintas harian) tinggi,’’ terangnya, kemarin.
Antara lain, di ruas jalan protokol yang dilalui pemudik, akses wisata, hingga jalur strategis lainnya. Meliputi, jalan di pusat perkantoran, perusahaan, hingga ruas jalan ibu kota masing-masing kecamatan.
Dikatakan Bambang, pemeliharaan dilakukan dengan menyentuh perbaikan pada titik PJU yang mati atau rusak. Selain itu, penanganan juga dilakukan dengan peremajaan pada lampu yang mengalami penurunan kualitas pencahayaan. ’’Karena ada lampu yang secara usia memang sudah lama, sehingga kami lakukan peremajaan,’’ ulasnya.
Namun, pemeliharaan hanya menyentuh PJU yang berada di jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Mojokerto. Terdiri dari 430 ruas jalan dengan total bentangan sepanjang 1.160 km.
Selain itu, terdapat 52 km jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim. Salah satunya pada ruas jalan raya dari Desa Ngimbangan sampai dengan ruas Pacet-Cangar. Sedangkan 60 km jalan lainnya yang dinaungi pemerintah pusat.
Meliputi ruas jalan raya Trowulan hingga Perning dan ruas dari simpang empat Kenanten sampai dengan jalan raya Ngoro. ’’Tapi, kami tetap koordinasi kalau ada persoalan PJU maupun jalan dengan pihak yang memiliki kewenangan,’’ tegas dia.
Bambang menyebutkan, pemeliharaan PJU bertujuan untuk menunjang kelancaran selama arus mudik dan masa libur panjang Hari Raya Lebaran nanti. Di samping itu, penerangan jalan yang optimal juga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah