Perlintasan Kereta Api tanpa Palang Pintu di Mojokerto Jadi Akses Pelajar ke Sekolah

Sofan Kurniawan • Dipublikasikan Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25 WIB

EKSTRA WASPADA: Seorang pengendara berhenti di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, saat kereta api melintas, kemarin (5/3).
EKSTRA WASPADA: Seorang pengendara berhenti di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, saat kereta api melintas, kemarin (5/3).

 

KABUPATEN - Pengguna jalan menyeberang di perlintasan kereta api di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, kemarin (5/3). Meski sempat ditutup oleh PT KAI, tetapi jalur alternatif menuju ke sekolah dan areal persawahan tersebut kini resmi kembali dibuka.

Intan, salah satu siswa mengatakan, melewati jalur ini cukup efisien waktu dan jarak tempuh. ”Tapi, saat melintas harus ekstra hati-hati, karena jalur belum dilengkapi dengan palang pintu dan petugas jaga,” tutur pelajar SMP ini sembari menyeberang.

Memang, perlintasan tersebut sejauh ini sudah bisa dilewati oleh kendaraan umum. Namun, pembatasan tetap diberlakukan PT KAI. Salah satunya jam operasional yang maksimal hingga pukul 18.00. Sedangkan jenis kendaraan yang baru diperbolehkan melintas juga dibatasi untuk motor dan sepeda.

Warga berharap jalur tersebut segera bisa dipergunakan bagi semua jenis kendaraan tanpa pembatasan jam operasional. Harapan tersebut seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan ini, serta mengurangi kemacetan di jalur utama. (fan/ris)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kereta api mojokerto rel kereta api mojokerto pt kai daops 8 perlintasan tanpa palang Perlintasan Kereta Api