KABUPATEN – Sebanyak 1.141 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto terus mempersiapan diri agar dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan aman tahun ini. Salah satunya dengan disiplin menjaga kesehatan, agar fisik tetap terlihat bugar. Khususnya di dua bulan sisa waktu persiapan jelang keberangkatan April nanti.
Imbauan tersebut disampaikan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) saat prosesi manasik tingkat daerah di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kamis (12/2) lalu. Selama manasik, Kemenhaj juga meminta ribuan CJH agar rutin berolahraga jalan kaki setiap pagi.
Tujuannya, tak lain untuk membiasakan diri agar mampu beradaptasi dengan seabrek aktivitas selama di Tanah Suci. Sebab, 90 persen rukun haji nanti adalah aktivitas fisik, sehingga dibutuhkan kesiapan fisik dan mental yang tangguh. ’’Materi manasik lebih ditekankan pada menjaga fisik agar tetap sehat karena 90 persen haji adalah aktivitas fisik,’’ terang Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Mojokerto Hilmi Faqih, kemarin.
Selama manasik, ribuan CJH juga digembleng dengan pengetahuan seputar haji. Mulai dari pelaksanaan ibadah di Madinah dan Makkah, hingga ritual dalam menjalankan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Termasuk layanan yang akan mereka dapatkan selama hampir 40 hari perjalanan haji, terhitung mulai dari berangkat hingga tiba di tanah air.
Terakhir, calon jemaah juga digembleng dengan praktik manasik haji yang berlangsung di masing-masing kecamatan. Dengan memakai pakaian ihram, ribuan calon jemaah turut mengitari kakbah tiruan dengan didampingi penyuluh Kementerian Agama (Kemenag) sebagai pemandu. ’’Untuk praktik berlangsung di masing-masing kecamatan, tidak tersentral jadi satu,’’ tandasnya.
Seperti diketahui, jumlah CJH Kabupaten Mojokerto yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci tahun ini mencapai 1.141 orang. Rinciannya, 855 CJH urut porsi dan lansia yang melunasi bipih tahap pertama pada 24 November hingga 23 Desember 2025. Selain itu, terdapat 286 CJH pendamping dan cadangan yang melunasi bipih pada tahap kedua, 2-9 Januari 2026. Capaian tersebut setara 92 persen dari total kuota haji Kabupaten Mojokerto sebanyak 1.233 kursi, sekaligus melampaui target pelunasan Jawa Timur yang ditetapkan sebesar 85 persen. (far/ris)
Editor : Fendy Hermansyah