’’Selama libur panjang Imlek ini, tercatat sekitar 182 ribu kendaraan yang melintas di ruas Tol Jomo,’’ ujar Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto, kemarin.
Ia menguraikan, peningkatan jumlah kendaraan cukup signifikan pada hari H Imlek atau 17 Februari. Yakni, mencapai angka 43 ribu. Jumlah ini meningkat 27 persen dari rata-rata harian kendaraan di kisaran 34 ribu. ’’Karena libur panjang Imlek ini juga bertepatan dengan tradisi megengan jelang Ramadan 1447 Hijriah,’’ jelasnya.
Tak ayal, faktor tersebut dimungkinkan membuat mobilitas masyarakat turut terdongkrak. Tak hanya itu, libur panjang jelang Ramadan turut memicu peningkatan traffic pada akhir pekan lalu, 14-15 Februari. ’’Ada peningkatan sebesar 36 persen dari rata-rata weekend normal,’’ imbuh Zanuar.
Astra Infra Tol Jomo, lanjut Zanuar, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di gardu dan gerbang tol. Antisipasi juga mencakup keadaan darurat seperti adanya kecelakaan lalu lintas di jalan bebas hambatan sepanjang 40,5 KM tersebut.
Selain itu, kata dia, juga menyiapkan mobile reader atau alat transaksi e-tol portabel berikut personel tambahan. Kemudian, menyiapkan tim layanan lalu lintas yang disiagakan selama 24 jam bersama PJR Ditlantas Polda Jatim. ’’Kami juga telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas ketika terjadi insiden di jalan tol,’’ tukas Zanuar. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah