KABUPATEN - DPRKP2 Kabupaten Mojokerto menyiapkan ribuan bohlam cadangan untuk peremajaan lampu penerangan jalan umum (PJU). Pasalnya, banyak yang kondisinya mengalami penurunan kualitas lantaran sudah uzur. Bahkan, cahayanya meredup dan mati.
Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Adi Mahendro menyebutkan, dari seluruh unit PJU yang tersebar di 18 kecamatan, rata-rata sudah digunakan lebih dari sepuluh tahun. Sebab, sebagian besar pengadaannya dilakukan dalam rentang tahun 2012-2014. ”Banyak laporan dari masyarakat yang cahayanya mulai redup, ada juga beberapa mati,” ungkapnya, Jumat (23/1).
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan untuk peremajaan PJU. Namun, upaya tersebut dilakukan secara bertahap pada unit yang mengalami kerusakan dan di ruas jalan prioritas. ”Karena jumlah total lampu PJU ada 44 ribu,” imbuhnya.
Rencananya, DPRKP2 bakal menyiapkan kurang lebih 2.500 bohlam di tahun ini. Selain peremajaan, papar Adi, langkah tersebut juga bertujuan untuk menekan biaya tagihan listrik dengan penurunan daya dari 250 watt ke 150 watt.
Diperkirakan, tahap pengadaan akan mulai diproses mulai Februari nanti. Selanjutnya, pemasangan akan dilakukan secara periodik pada PJU yang telah ditentukan. ”Jadi, perbaikan sekaligus pemerliharaan juga,” pungkas dia. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah