Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pengendara Tol Mojokerto Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Martda Vadetya • Sabtu, 17 Januari 2026 | 05:35 WIB

 

WASPADA CUACA: Tol Jombang-Mojokerto diprediksi mengalami peningkatan jumlah kendaraan di selama libur panjang akhir pekan ini.
WASPADA CUACA: Tol Jombang-Mojokerto diprediksi mengalami peningkatan jumlah kendaraan di selama libur panjang akhir pekan ini.
 

 

Diimbau Membatasi Kecepatan saat Hujan Deras

KABUPATEN - Volume kendaraan di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) diprediksi meningkat selama libur panjang Isra Mikraj 1447 Hijriah di akhir pekan ini. Arus lalu lintas keluar dan masuk wilayah Mojokerto diperkirakan turut melonjak. 

Astra Tol Jomo memprakirakan, kurun 16-18 Januari jumlah kendaraan yang memadati ruas tol dalam sehari berada di angka 35 ribu. Sementara jumlah rata-rata kendaraan yang memanfaatkan akses tol di hari biasa di kisaran 32 ribu. ”Selama libur Isra Mikraj ini diperkirakan ada peningkatan sekitar 10 persen,” terang Kepala Departemen Operasi ASTRA Tol Jomo Zanuar Firmanto, kemarin (16/1).  

Ia menjelaskan, Jumat (16/1) dan Sabtu (17/1) diprediksi sebagai masa puncak libur panjang sementara arus balik bakal terjadi pada Minggu (18/1). Skema antisipasi kemacetan telah disiapkan. Jika terjadi penumpukan di gerbang maupun gardu tol, kendaraan bakal dialihkan ke gerbang selanjutnya.

”Skema yang kita terapkan sama seperti libur Nataru kemarin. Untuk kondisi Gerbang Utama Warugunung (Surabaya) akan selalu kita pantau dan infokan ke pengguna jalan utk antisipasi,” bebernya.

Zanuar mengimbau, agar para pengguna jalan tol selalu berhati-hati saat berkendara menerabas hujan deras atau cuaca ekstrem. Para pengendara diminta membatasi kecepatan 70 km/jam untuk menghindari aquaplanning. Yaitu, kondisi ban kendaraan kehilangan cengkeraman pada jalan basah akibat terhalang lapisan air hingga menyebabkan kendaraan selip.

”Jika rest area penuh, pengguna tol bisa memanfaatkan gerbang tol kami untuk istirahat sejenak. Karena dilengkapi fasilitas pendukung untuk parkir, toilet, dan musala,” tukasnya. (vad/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#tol mojokerto #tol jombang mojokerto #cuaca ekstrem