Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dishub Jatim Tambah Rambu Lalin di Pacet-Cangar Mojokerto

Rizal Amrulloh • Senin, 5 Januari 2026 | 18:29 WIB

 

RAWAN KECELAKAAN: Pengendara yang melintasi jalur alternatif Mojokerto-Batu via Cangar diimbau untuk berhenti di rest area sebelum melintasi jalur turunan ekstrem.
RAWAN KECELAKAAN: Pengendara yang melintasi jalur alternatif Mojokerto-Batu via Cangar diimbau untuk berhenti di rest area sebelum melintasi jalur turunan ekstrem.
Tekan Kecelakaan Akibat Rem Blong 

PACET - Intensnya kejadian kecelakaan akibat rem blong di jalur Pacet-Cangar menjadi atensi khusus Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim). Jalan alternatif yang menghubungkan Mojokerto-Batu ini kini ditambah rambu-rambu lalu lintas guna menekan risiko kecelakaan. 

Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid mengungkapkan, kejadian rem blong beruntun pada Kamis (1/1) menjadi bahan evaluasi untuk jalur Pacet-Cangar. Mengingat, kecelakaan di momen libur tahun baru tersebut dialami oleh dua kendaraan dengan rentang waktu hampir bersamaan. 

Di antaranya rombongan Isuzu Elf yang berpenumpang 16 orang. ”Artinya, dengan adanya kejadian kecelakaan kemarin perlu untuk kami lebih antisipasi dan untuk pengendara juga tetap waspada dan lebih hati-hati,” tuturnya, kemarin (4/1). 

Guna meminimalisir kecelakaan, jalur ekstrem yang membelah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo ini kini telah ditambah rambu-rambu lalu lintas. Selain penanda berupa petunjuk dan larangan, di ruas jalan yang memiliki tanjakan maupun turunan ekstrem ini juga ditambahkan rambu peringatan. ”Sudah kami pasang rambu-rambunya agar pengendara istirahat di rest area,” ulasnya. 

Rambu tersebut utamanya ditujukan bagi pengguna jalan dari arah Batu menuju Pacet. Yazid menyebut, para  pengendara diimbau untuk mengistirahatkan mesin maupun mendinginkan kampas rem sebelum melintasi turunan tajam di AMD Sendi maupun tikungan Gotekan yang dikenal jalur tengkorak. ”Jadi, sebisa mungkin harus istirahat,” imbuhnya.

Sebab, kata dia, upaya tersebut sangat penting untuk mengindari masalah gagal fungsi rem pada kendaraan. Dengan begitu, harap Yazid, kejadian kecelakaan dapat diminimalisir. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (1/1) terjadi dua kecelakaan tunggal akibat rem blong di jalur turunan Pacet-Cangar. Masing-masing dialami Toyota Fortuner nopol S 1099 JA dan Isuzu Elf nopol L 7791 AF. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, belasan penumpang Elf yang merupakan rombongan wisatawan asal Surabaya harus mendapat perawatan di RSUD Sumberglagah akibat luka-luka. (ram/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jalur tengkorak #jalur ekstrem #Pacet cangar